Bisnis
Emiten Manfaatkan Teknologi Webinar Laksanakan Paparan Publik
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, investor dapat menyaksikan paparan publik 42 Perusahaan Tercatat secara langsung melalui teknologi Webinar dalam ac
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan acara Public Expose Live 2019 belum lama ini.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, investor dapat menyaksikan paparan publik 42 Perusahaan Tercatat secara langsung melalui teknologi Webinar dalam acara Public Expose Live 2019.
Webinar merupakan salah satu teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengadakan seminar, talkshow, diskusi dan kegiatan lainnya yang dilakukan secara online tanpa mengharuskan penggunanya untuk bertatap muka.
Media tersebut menggunakan jaringan internet melalui sebuah sistem berbasis website atau aplikasi Webinar yang disebut Zoom.
• Bursa Efek Indonesia Resmikan Kantor Baru BEI Perwakilan DIY
Selama acara berlangsung akan dilaksanakan dua presentasi secara bersamaan yang dilakukan oleh Perusahaan Tercatat yang terbagi dalam empat sesi setiap harinya.
Dijadwalkan 42 Perusahaan Tercatat berpartisipasi dan melakukan paparan publik dalam acara Public Expose Live 2019.
Kriteria perusahaan yang dipilih adalah berurutan berdasarkan Indeks Kompas100 dan LQ45 yang belum melakukan paparan publik, Perusahaan Tercatat dengan kapitalisasi pasar tinggi namun tidak masuk dalam indeks, dan kriteria terakhir adalah Perusahaan Tercatat yang baru mencatatkan saham perdananya di BEI.
42 Perusahaan Tercatat tersebut dibagi menjadi dua periode untuk memberikan paparan publik.
Pada periode pertama yakni 19 sampai dengan 21 Agustus 2019 terdapat 24 Perusahaan Tercatat.
Kemudian untuk periode kedua pada 26 sampai dengan 28 Agustus 2019 terdapat 18 Perusahaan Tercatat yang akan memberikan paparan publiknya.
Kepala Kantor Perwakilan BEI DIY, Irfan Noor Riza mengatakan, sebelumnya acara-acara seminar edukasi harus dilakukan dengan tatap muka.
Namun di saat sekarang acara talk show, diskusi, ataupun seminar, bisa digelar tanpa harus bertatap muka.
• Go-Jek Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia?
Perkembangan teknologi dan ekonomi digital ini memberikan potensi besar bagi kemajuan Pasar Modal Indonesia.
“Teknologi Webinar ini mempermudah kami untuk pertemukan investor dengan emiten (Perusahaan Tercatat),” imbuhnya.
Meskipun dapat disaksikan melalui Webinar, investor dan investor institusi turut diundang untuk menghadiri acara Public Expose Live 2019 dengan tatap muka secara langsung .
“Kami ajak juga investor institusi seperti perwakilan dari Analis Perusahaan Sekuritas dan Manajer Investasi di Yogyakarta untuk nonton bareng Public Expose Live 2019 di kantor kami,“ urainya. (TRIBUNJOGJA.COM)