Kulon Progo

Ada Potensi Nilai Ekonomi Tinggi dari Bank Sampah

Bank sampah dinilai menjadi skema yang tepat dalam penanganan masalah sampah di Kulon Progo.

Ada Potensi Nilai Ekonomi Tinggi dari Bank Sampah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Bank sampah dinilai menjadi skema yang tepat dalam penanganan masalah sampah di Kulon Progo.

Namun, hal ini juga perlu ditunjang dengan kreativitas pengelola bank sampah dalam mengolah sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo, Arief Prastowo mengatakan pengelolaan sampah memerlukan komitmen yang kuat dari pemerintah dan bank sampah diharapkan bisa mengatasi permasalahan sampah tersebut.

Pihaknya gencar memberikan pelatihan pemanfaatan sampah agar menjadi barang bernilai ekonomi dan kegiatan itu menyasr anggota bank sampah di Kulon Progo. 

Tekan Produksi Sampah, Pemkot Yogya Deklarasikan 200 Bank Sampah Sekolah

Materi pelatihan fokus pada pembuatan suvenir dari barang bekas atau limbah.

Sampah antara lain bisa disulap menjadi dompet dari plastik bekas, mangkok tempurung kelapa, pot gantung dari sabut kelapa, hingga pupuk cair berbahan dasar akar bambu dan batang pohon pisang. 

"Melalui pelatihan berbasis kompetensi, masyarakat tidak hanya diberi pemahamanan cara pulah sampah secara baik dan benar tapi juga dibekali keterampilan untuk mengubang sampah jadi barang layak jual,"kata Arief, Rabu (21/8/2019).

Jenis sampah anorganik menurutnya bisa didaur ulang dan dijadikan bahan baku untuk produk-rpduk kerajinan. Sedangkan sampah organik bisa dibikin jadi kompos.

Selain masalah pengelolaan, pihaknya juga menaruh perhatian pada perilaku buang sampah sembarangan dan buang sampah di sungai.

Oknum masyarakat yang tertangkap bash membuang sampah sembarangan bisa dikenai pasal tindak pidana ringan dan diberi sanksi.

UMY Beri Pelatihan Tata Kelola Website Bagi Pengelola Bank Sampah Kradenan Berseri

Ketua Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Merti Bawono Asri Kulonprogo. Sunardi menyebut belum semua bank sampah memiliki tempat penampungan sampah yang cukup layak.

Ada beberapa di antaranya yang justru lokasi penampungannya masih menyatu dengan rumah warga.

Di sisi lain, bank sampah bisa menjadi model terbaik untuk pemberdayaan masyarakat dengan mengubah sampah menjadi sumber ekonomi melalui bisnis kerajinan hasil daur ulang sampah. 

"Prospeknya cukup menjanjikan. Namun, ini juga memerlukan dukungan instansi terkait agar produknya layak jual,"kata dia.(TRIBUNJOGJA.COM)
 

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved