Bisnis

Rumah Zakat Beri Edukasi Mitigasi Bencana Lewat Kegiatan Rona Nusantara

Rumah Zakat sebagai salah satu organisasi filantropi di Indonesia juga ikut mengekspresikan kecintaan tersebut melalui kegiatan Rona Nusantara dengan

Rumah Zakat Beri Edukasi Mitigasi Bencana Lewat Kegiatan Rona Nusantara
Istimewa
Rumah Zakat menggelar kegiatan Rona Nusantara dengan mengusung tema “Menuju Indonesia Unggul, Tangguh Bencana” yang berlangsung di Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, Magelang 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ada banyak cara dalam mengekspresikan kecintaan dalam menyambut dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain upacara bendera, perayaan 17-an juga identik dengan berbagai perlombaan, festival, dekorasi dan lain sebagainya.

Rumah Zakat sebagai salah satu organisasi filantropi di Indonesia juga ikut mengekspresikan kecintaan tersebut melalui kegiatan Rona Nusantara dengan mengusung tema “Menuju Indonesia Unggul, Tangguh Bencana” yang berlangsung di Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, Magelang.

Rona Nusantara merupakan kegiatan untuk menjaring para pemuda untuk berbagi ilmu. 

Rumah Zakat Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Berdaya Triwidadi Bantul

Nurmansyah selaku Ketua Pelaksana Rona Nusantara 2019 menjelaskan kegiatan ini dalam rangka menjaring para pemuda untuk berbagi ilmu, pengalaman dan waktunya di wilayah pedesaan.

“Di event Rona Nusantara ini, para pemuda juga bisa meningkatkan rasa cinta mereka terhadap Indonesia yang mempunyai potensi wisata alam yang menarik, sedangkan di sisi lainnya Indonesia adalah supermarketnya bencana,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Selasa (20/8/2019)

Kegiata Rona Nusantara ini berupa penyuluhan mengenai potensi bencana gunung meletus, gempa bumi dan kebakaran yang diuraikan kepada siswa SDIT Zaid bin Tsabits.

Pentingnya Mitigasi di Tengah Ancaman Megathrust

Setelah Penyuluhan Siaga, peserta Rona Nusantara menuju Dusun Gedongan, Dusun Cekelan, Dusun Bercak dan Dusun Kenalan guna memberikan pemahaman mengenai hal-hal yang dapat dilakukan pada saat pra-bencana, saat terjadinya bencana serta pascabencana.

Di samping itu juga dilakukan edukasi tentang pentingnya menyiapkan tas siaga bencana.

“Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat Indonesia, bahwa terdapat banyak bencana di negeri rawan bencana. Sehingga mereka akan lebih memahami dan menyadari pentingnya kesiapsiagaan bencana. Apapun bentuk dampak bencana, diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata untuk Indonesia," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved