Yogyakarta

Penipuan Online Mendominasi, Sebagian Besar Korbannya Berpendidikan Tinggi

Selain iming-iming keuntungan, Yulianto menyebut penyebab tertipunya para korban lantaran mereka tidak memahami pentingnya kerahasiaan identitas kartu

Penipuan Online Mendominasi, Sebagian Besar Korbannya Berpendidikan Tinggi
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kasubdit 5 Cyber Ditreskrimsus Polda DIY AKBP Yulianto 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ditreskrimsus Polda DIY baru-baru ini membentuk Tim Patroli Cyber pada Februari 2019 lalu.

Tim ini pun mulai bekerja dan menangani setidaknya 100 kasus sejak dibentuk hingga saat ini.

Kasubdit 5 Cyber Ditreskrimsus Polda DIY AKBP Yulianto mengatakan penipuan online mendominasi kasus yang mereka tangani.

Viral Bocah Duduk Meringkuk Di Pinggir Jalan Dikira Meninggal Kelaparan, Cek Fakta Sebenarnya Ini

"Kasus penipuan online mencapai 50 persen, sisanya ujaran kebencian, pornografi, hoaks, dan lain-lain," kata Yulianto di Mapolda DIY pada Senin (19/08/2019) lalu.

Yulianto juga mengungkapkan sebagian besar korbannya berasal dari kalangan berpendidikan tinggi, dengan ekonomi menengah ke atas.

Penipuan rata-rata dalam bentuk promosi harga murah untuk barang mewah hingga investasi online.

Rata-rata banyak yang tertipu lantaran tergiur dengan keuntungan yang bisa kembali.

Akibatnya, para korban tertipu dengan kerugian mulai dari ratusan ribu hingga ratusan juta.

Modus Baru Penipuan Online, Kirim Screenshot Tanda Transfer Palsu

"Kalau ditotal kerugiannya bisa mencapai Rp 3,5 miliar dari seluruh kasus penipuan online tersebut," ungkap Yulianto.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved