Yogyakarta

KPU DIY Menggelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye

KPU DIY menggelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye yang berlangsung di Hotel @K Kaliurang pada Selasa (20/8/2019)

KPU DIY Menggelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye
Istimewa
KPU DIY menggelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye yang berlangsung di Hotel @K Kaliurang pada Selasa (20/8/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - KPU DIY menggelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye yang berlangsung di Hotel @K Kaliurang pada Selasa (20/8/2019)

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini mengundang stakeholder, partai politik, peserta pemilu, Satpol PP, Kesbangpol, Bawaslu dan media massa.

Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan mengatakan, kegiatan evaluasi ini sesuai dengan instruksi KPU RI untuk melakukan evaluasi khususnya terkait fasilitasi kampanye baik alat peraga kampanye (APK) maupun iklan di media massa yang difasilitasi oleh KPU.

KPU DIY Tetapkan Calon Terpilih Anggota DPRD DIY Pemilu 2019, Banyak Nama Baru

Hasil dari evaluasi ini beberapa diantaranya yakni adanya rekomendasi ke KPU RI agar bendera dimasukkan menjadi bagian dari APK.

"Bendera pemilu tidak diatur secara rinci sehingga akibatnya banyak bendera yang kemudian statsuanya wilayah abu-abu itu termasuk APK atau tidak. Mau ditertibkan tapi bendera bukan bagian dari APK," ujarnya kepada Tribunjogja.com

Dijelaskan Hamdan, yang diatur sebagai APK yakni baliho, spanduk, umbul-umbul dan billboard.

"Ternyata praktik di lapangan itu justru bendera banyak sekali dan itu tidak diatur. Terkait penegakan hukumnya gimana karena bendera tidak masuk APK susah juga untuk ditertibkan," lanjutnya.

KPU DIY Yakin Memenangkan Gugatan Caleg PKB Dapil IV Kulonprogo

Sementara itu, terkait dengan iklan di media massa, Hamdan menjelaskan ada masukkan dari media massa agar waktu untuk iklan kampanye yang semula hanya 21 hari itu dapat diperpanjang waktunya

"Karena pemberian waktu yang terbatas hanya 3 minggu itu membuat semua informasi menumpuk pada saat 3 minggu itu," jelasnya

Ia menyampaikan adanya masukan-masukan ini diharapkan menjadi perubahan untuk perbaikan dalam pelaksanaan pemilu ke depan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved