Yogyakarta

Sepeda Onthel di Yogyakarta Ini Impor dari Belanda, Jika Dirupiahkan Harganya Rp25 Juta

Mereknya Gazelle, jenisnya Tour Populair tapi ini langka. Hanya diproduksi sebanyak 115 unit

Sepeda Onthel di Yogyakarta Ini Impor dari Belanda, Jika Dirupiahkan Harganya Rp25 Juta
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Lilik Parwanto bersama sepeda Gazelle Tour Populair Limited Edition 115 miliknya 

Citra Sepeda Onthel lekat dengan hal yang berbau klasik. Sepeda ini bahkan saat ini lebih dikenal sebagai sepeda yang identik dengan para orang tua. Namun citra tersebut bisa berbeda bagi para pecinta sepeda, Sepeda Onthel milik Lilik Parwanto (32).

Laporan Wartawan Tribunjogja.com | Alexander Ermando

Acara Temu Komunitas Onthel dan Gowes Bareng yang diadakan oleh POCIL di Dusun Cibuk Lor, Margoluwih, Seyegan, Sleman pada Minggu (18/08/2019)
Acara Temu Komunitas Onthel dan Gowes Bareng yang diadakan oleh POCIL di Dusun Cibuk Lor, Margoluwih, Seyegan, Sleman pada Minggu (18/08/2019) (Tribun Jogja/Alexander Ermando)

SEKILAS tampak tak begitu berbeda dengan sepeda sejenis. Namun saat mendengar harganya, mulut bisa ternganga.

"Kalau dikira jadi Rupiah ini saya beli dengan harga Rp 25 juta," kata warga Cibuk Lor, Margoluwih, Seyegan, Sleman ini saat ditemui Tribunjogja.com pada Minggu (18/08/2019).

Bagi masyarakat awam, tentu harga sekian untuk sebuah sepeda terdengar mustahil.

Apalagi sepeda tersebut berjenis klasik.

Namun Lilik menjelaskan sejumlah hal yang membuat sepeda tersebut memiliki harga yang tinggi.

Satu di antaranya karena diimpor langsung dari Negeri Tulip, Belanda.

"Mereknya Gazelle, jenisnya Tour Populair tapi ini langka. Hanya diproduksi sebanyak 115 unit," ungkap Lilik.

Lilik menceritakan, sepeda tersebut diproduksi pada tahun 2007 dan tergolong edisi terbatas.

Halaman
123
Penulis: Alexander Aprita
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved