Yogyakarta

UMP DIY Dimungkinkan Naik Signifikan

Besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DIY rencananya akan ditinjau kembali.

UMP DIY Dimungkinkan Naik Signifikan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DIY rencananya akan ditinjau kembali.

Hal ini mengingat Pemerintah Daerah (Pemda) DIY terus menggalakkan program pengentasan kemiskinan di wilayah ini.

"Besaran UMP ini harus ditinjau kembali. Kalau besaran yang sekarang, dengan dibagi empat anggota keluarga masih di garis kemiskinan, " ujar Kepala Bappeda DIY, Budi Wibowo saat ditemui Tribunjogja.com, Jumat (16/8/2019).

Dia menjelaskan, satu keluarga dengan perhitungan tidak di bawah garis kemiskinan adalah di atas Rp 414 ribu.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

Sementara, untuk UMP saat ini, masih cukup kurang.

UMP DIY saat ini berkisar Rp 1,57 juta.

"Artinya, UMP yang akan dibahas harus lebih tinggi dari yang sekarang. Kalau pakai yang sekarang ayah bekerja dengan dua anak saja tidak cukup," jelasnya.

Pihaknya pun berharap dengan pembahasan dengan pihak terkait seperti Dinas Tenaga Kerja, Dewan Pengupahan dan bahkan sosialisasi dengan pengusaha bisa merumuskan UMP yang tepat.

Dengan kenaikan UMP nantinya, UMK pun juga akan naik.

"Sudah disampaikan kepada Gubernur dan rencananya ada rapat koordinasi terkait (UMP) ini tanggal 23 Agustus mendatang, " jelasnya.

Selain Upah Layak dan Cabut PP 78 Tahun 2015, Ini Tuntutan Buruh di Yogyakarta dalam May Day 2019

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved