Suami-istri Asal Bantul Ini Bangga Diundang ke Istana Negara Saksikan Sang Putra Jadi Paskibraka

Mereka akan menyaksikan anaknya, Muhammad Ma'ruf, bertugas mengibarkan bendera pusaka pada upacara HUT ke-74 RI di Istana Negara

Suami-istri Asal Bantul Ini Bangga Diundang ke Istana Negara Saksikan Sang Putra Jadi Paskibraka
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Sang Ibunda, Sumiasih, menunjukkan foto putranya Muhamad Maruf dan keluarga saat ditemui di rumahnya di Pendowoharjo Sewon, Bantul, Selasa (6/8/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Suara Samsul Hadi, warga Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Bantul terdengar bahagia di ujung telepon.

Ia mengabarkan, sore ini, Jumat (16/8/2019) dirinya bersama sang Istri, Sumiasih, sedang berada di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, menunggu keberangkatan menuju Jakarta.

Samsul yang setiap hari berprofesi sebagai sopir, sementara istrinya, Sumiasih sebagai pedagang Bakso, tak pernah menyangka, bisa diundang ke Istana Merdeka Jakarta.

Mereka akan menyaksikan anaknya, Muhammad Ma'ruf, bertugas mengibarkan bendera pusaka pada upacara HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Sabtu 17 Agustus 2019 besok.

"Semoga anak saya, Maruf, sebagai Paksibraka bisa menjalankan tugas dengan lancar dan sukses," katanya, berharap.

Putra Seorang Pedagang Bakso di Bantul Terpilih Jadi Anggota Paskibraka Nasional di Istana

Samsul menaruh harapan besar pada anak sulungnya itu, supaya bisa menjalankan tugas negara dengan sebaik-baiknya.

"Kalau bisa semoga menjadi yang terbaik," ujar dia.

Ingin Jadi TNI AL

Samsul menceritakan, Muhammad Ma'ruf merupakan sosok anak yang berbakti kepada orangtua, rajin, ulet dan gigih dalam mengejar cita-cita.

Impian Ma'ruf menjadi pasukan pengibar bendera pusaka menurutnya merupakan mimpi anaknya sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved