Karyawan dan Manajemen Swiss-Belboutique Yogyakarta Gelar Napak Tilas Perjuangan

Konvoi yang dilakukan ini sebagai ajang mengenang perjuangan para pahlawan semasa merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Karyawan dan Manajemen Swiss-Belboutique Yogyakarta Gelar Napak Tilas Perjuangan
Tribun Jogja/ Andreas Desca
Napak Tilas Perjuangan oleh karyawan dan manajemen Swiss-Belboutique Yogyakarta, Jumat (16/8/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bulan Agustus merupakan bulan yang istimewa bagi Republik Indonesia.

Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus menjadi ajang gelaran yang selalu dinanti-nantikan.

Hal ini juga yang mendasari kegiatan dilakukan oleh Swiss-Belboutique Yogyakarta.

Mengambil tema "Napak Tilas Perjuangan", Swiss-Belboutique Yogyakarta mengajak perwakilan karyawan dan jajaran manajemen untuk berkonvoi bersama menuju Benteng Vrendeburg, Jumat (16/8/2019) 

Konvoi yang dilakukan ini sebagai ajang mengenang perjuangan para pahlawan semasa merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Seluruh peserta yang turut meramaikan acara ini memakai berbagai atribut perjuangan dan secara beriringan menuju Benteng Vrendeburg menggunakan sepeda ontel dan becak.

Kedua kendaraan ini dipilih karena kedua kendaraan tersebut dulunya menjadi kendaraan yang marak digunakan.

GM Swiss-Belboutique, Erny Kusumastuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyegarkan kembali ingatan para karyawan Swiss-Belboutique Yogyakarta akan perjuangan pahlawan.

"Tahun ini sengaja kita peringati hari kemerdekaan dengan cara yang berbeda. Kita ajak bersepeda bersama sejauh 2 kilometer sampai di Benteng Vrendeburg," katanya.

"Ini juga sebagai langkah untuk refreshment ingatan karyawan untuk selalu bersyukur dengan kondisinya saat ini, karena perjuangan yang dijalani para pahlawan lebih berat daripada bersepeda," imbuhnya.

Acara ini lalu diakhiri dengan menjelajahi museum Benteng Vrendeburg untuk menyaksikan diorama yang ada, untuk lebih menanamkan dan mengetahui beratnya beban pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan Republik Indonesia. (*)

Penulis: Andreas Desca
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved