Yogyakarta

FTM UPNVY Gelar Diskusi Bersama Ahli, Jawab Isu Perpanjangan Blok Migas

Fakultas Teknik Mineral Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (FTM UPNVY) menggelar Diskusi Publik pada Jumat (16/08/2019) siang.

FTM UPNVY Gelar Diskusi Bersama Ahli, Jawab Isu Perpanjangan Blok Migas
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
VP Operasi SKK Migas Ir. Sulistya Hastuti (kiri) dan Pakar Ekonomi Energi UGM Dr. Fahmy Radhi (kanan) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Fakultas Teknik Mineral Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (FTM UPNVY) menggelar Diskusi Publik pada Jumat (16/08/2019) siang.

Diskusi tersebut membahas produktivitas ladang minyak dalam negeri pasca perpanjangan blok Migas, terutama yang sudah diambil alih oleh Pertamina.

Sebagai narasumber hadir VP Operasi SKK Migas Ir. Sulistya Hastuti, Mantan Anggota Dewan Energi Nasional Prof. Mukhtasor, serta Pakar Ekonomi Energi UGM Dr. Fahmy Radhi.

Jelang PPKMB, 118 Pendamping Mahasiswa Baru UPN Veteran Yogyakarta Ikuti Karantina

Sebagai pengamat, Fahmy terutama menyorot turunnya produktivitas sejumlah Blok Migas yang sebagian pengelolaannya diambil alih Pertamina.

"Misalnya Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Sebelum diakuisisi produksinya mencapai 50,46 ribu barrel per hari, namun sekarang turun hanya jadi 44,63 barrel," papar Fahmy di Gedung FTM UPNVY.

Ia bahkan menyebut produktivitasnya turun terus-menerus.

Namun beban cost recovery-nya justru semakin tinggi dan membebani APBN.

Fahmy juga menyebut cadangan minyak di Blok Mahakam, begitu juga di Blok Rokan dan Blok Koridor masih besar.

Namun Pertamina tidak bisa memaksimalkan produktivitasnya.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved