Liga Indonesia

Dibekuk Persis, Pelatih PSIM : Balas di Mandala Krida!

Tertahan di angka 18, PSIM harus turun ke posisi dua, berjarak 1 poin dari capolista Persis.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
PSIM Yogyakarta gagal mewujudkan target menjadi juara paruh musim Liga 2 2019 seusai kalah dari tuan rumah Persis Solo di Stadion Wilis, Madiun, Jumat (16/8/2019) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, MADIUN - PSIM Yogyakarta harus merelakan status juara paruh musim Grup Timur Liga 2 2019, usai ditaklukkan tuan rumah Persis Solo, dengan skor tipis 2-1, dalam laga sarat gengsi bertajuk Derby Mataram di Stadion Wilis, Madiun, Jumat (16/8/2019). 

Dua gol Laskar Sambernyawa yang dicetak Dwi Cahyo (14) dan Slamet Budiono (77), hanya sanggup dibalas dengan satu lesakan saja, via Cristian Gonzales (52).

Tertahan di angka 18, PSIM harus turun ke posisi dua, berjarak 1 poin dari capolista Persis.

Semifinal Piala AFF U-18 2019 - Pelatih Timnas U-18 Bidik Kelemahan Malaysia

Pelatih PSIM, Aji Santoso menghaturkan permohonan maafnya kepada seluruh suporter, serta masyarakat Yogyakarta, karena gagal mempersembahkan hasil maksimal dalam pertandingan ini.

Walau begitu, ia menilai, para pemain sudah berjuang keras.

Kalah dari Persis Solo, Pelatih PSIM Yogyakarta Sampaikan Permohonan Maaf

"Anak-anak sudah berjuang. Tapi, hasilnya, sore ini kita kalah. Sempat tertinggal di babak pertama, lalu menyamakan kedudukan, namun malah kemasukan lagi jelang menit-menit akhir ya," katanya.

Mantan juru taktik Timnas U-23 tersebut menuturkan, dua gol yang bersarang ke gawang PSIM, sebenarnya tidak perlu terjadi dan bisa diantisipasi.

Akan tetapi, ia melanjutkan, barisan belakang yang digalang Fandy Edy dan Hery Susilo, tampil kurang disiplin.

"Sangat disayangkan, penalty, lalu gol ke dua itu tidak perlu terjadi. Ya, saat satu lawan satu di sebelah kanan pertahanan kami tadi, pemain mereka dibiarkan balik badan, crossing dan akhirnya berbuah gol," tuturnya.

Takluk dari Persis Solo, PSIM Yogyakarta Gagal Juara Paruh Musim

"Terlepas dari itu, anak-anak sudah maksimal. Ya, nanti kita balas kekalahan sore ini di Mandala Krida. Apalagi di putaran ke dua ada evaluasi dan tambahan pemain," tegas Aji.

Sementara itu, Pelatih Persis, Choirul Huda berujar, pertandingan kontra PSIM tidaklah mudah, meski tim besutannya berhasil meraih poin penuh.

Ia berharap, kemenangan ini jadi titik balik kebangkitan, setelah sempat terseok-seok di awal kompetisi lalu.

"Ini momen yang kita tunggu, bermain di hadapan suporter menjadi kebangkitan Persis. Para pemain benar-benar berjuang sore ini, mereka bisa membuktikan," tandas pria yang akrab disapa Cak Irul tersebut.

Di tengah cuaca nan terik, tempo pertandingan berjalan begitu lambat di awal pertandingan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved