Sleman

Sekcam Seyegan Ingin Akademisi Hingga Kepolisian Bantu Ubah Pola Pikir Warga Miskin

Ia bahkan berharap ada perwakilan kepolisian yang turun tangan memberi pengarahan pada KK miskin di Seyegan.

Sekcam Seyegan Ingin Akademisi Hingga Kepolisian Bantu Ubah Pola Pikir Warga Miskin
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Angka kemiskinan yang tergolong tinggi menjadi PR bagi Kecamatan Seyegan.

Presentasenya yang mencapai 16,3 persen bahkan lebih tinggi dibanding rata-rata Sleman.

Sekcam Seyegan, Joko Mulianto pun berharap banyak pihak bisa membantu mengubah pola pikir warganya yang masih dalam kategori miskin.

"Terutama dari perguruan tinggi, yang bisa menerjunkan mahasiswanya ke sini untuk mengubah pola pikir warga," kata Joko ditemui di Margoluwih, Kamis (15/08/2019) siang.

KK Miskin di Seyegan Capai 16,3 Persen, Salah Satu yang Tertinggi di Sleman

Sebelumnya, Joko menyebut sekitar 3-4 persen dari KK miskin tidak sepenuhnya jujur dengan statusnya. Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang diberikan justru digunakan untuk hal di luar kebutuhan primer.

Ia bahkan berharap ada perwakilan kepolisian yang turun tangan memberi pengarahan pada KK miskin di Seyegan.

"Misalnya dengan menyampaikan informasi bahwa tidak jujur dengan penghasilan sebenarnya bisa dihukum pidana," ujar Joko.

Kulon Progo Pastikan Warga Miskin Tetap Ditanggung Biaya Pengobatan

Sementara secara internal, Joko mengatakan pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya.

Salah satunya adalah melepas bantuan PKH pada 50 KK lantaran mereka dianggap sudah mampu.

25 di antaranya bahkan lepas secara mandiri.

Mereka yang sudah lepas ini bisa ikut "membina" tetangga sekitarnya yang masih dalam kategori miskin.

Termasuk para pelaku UKM desa yang berhasil mampu secara mandiri.

"Intinya kami butuh rekayasa sosial untuk menekan angka kemiskinan," tegas Joko.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved