Pasukan Paramiliter China Dikerahkan ke Perbatasan Hongkong

Pasukan Paramiliter China Dikerahkan ke Perbatasan Hongkong Pasukan Paramiliter China Dikerahkan ke Perbatasan Hongkong

Pasukan Paramiliter China Dikerahkan ke Perbatasan Hongkong
Maxar via Sky News
Inilah citra satelit yang dipublikasikan Maxar, perusahaan teknologi luar angkasa yang berbasis di AS. Citra itu memperlihatkan adanya benda seperti truk pengangkut pasukan yang dibariskan di stadion Shenzhen, kota yang berbatasan dengan Hong Kong. Terdapat rumor yang menyatakan China bersiap melakukan intervensi untuk meredam demo Hong Kong. 

TRIBUNJOGJA.COM - Demo besar-besaran yang terjadi di Hongkong selama dua bulan terakhir berdampak luas.

Bahkan untuk menangani aksi demo tersebut, China disebut mengerahkan pasukan paramiliter ke perbatasan Hong Kong.

Dilansir CNN Rabu (15/8/2019), berdasarkan seragam yang dipakai, pasukan yang sedang berada di kota Shenzhen adalah Polisi Bersenjata Rakyat (PAP).

PAP merupakan pasukan paramiliter berjumlah 1,5 juta orang yang dikerahkan untuk menanggulangi kerusuhan di perbatasan.

Pasukan itu dibawah komando Komisi Militer Pusat China.

Kehadiran mereka di seberang teluk Hong Kong terjadi di tengah spekulasi bahwa Negeri "Panda" bisa memberangkatkan kekuatan besar untuk meredam krisis.

Apalagi, berdasarkan citra satelit yang dipublikasikan perusahaan bernama Maxar, terlihat konvoi besar truk yang diparkir di dalam Stadion Shenzhen Bay.

Kisah Jalur Maut Perang Teluk yang Mengerikan, Tempat Pembantaian Ribuan Tentara Irak

Namun, tidak ada indikasi bahwa PAP memang diterjunkan untuk mengatasi demo.

Selain itu, intervensi Beijing bisa berdampak pada kerugian ekonomi mereka.

Salah satu perwira PAP mengatakan mereka bermarkas di Shenzhen hanya sementara.

Halaman
123
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved