Bisnis

BREAKING NEWS : Xiaomi Indonesia Kenalkan Seri Redmi A Terbarunya di Yogyakarta

Xiaomi Indonesia kembali membawa kabar gembira bagi para pecinta smartphone di Yogyakarta.

BREAKING NEWS : Xiaomi Indonesia Kenalkan Seri Redmi A Terbarunya di Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Redmi 7A dikenalkan ke Masyarakat di Yogyakarta, Kamis (15/8/2019) 

Laporan reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Xiaomi Indonesia kembali membawa kabar gembira bagi para pecinta smartphone di Yogyakarta.

Pasalnya produsen smartphone asal negeri tirai bambu ini, Kamis (15/8/2019) perkenalkan salah satu varian baru yang merupakan kelanjutan dari seri Redmi A.

Kali ini Xiaomi Indonesia datang dengan membawa Redmi 7A untuk melengkapi Redmi 7 dan Redmi Note 7 yang sudah diluncurkan sebelumnya.

Ditenagai dengan Qualcomm®Snapdragon™ 439, Redmi 7A ini sangat efisien dalam penerapan daya.

Dibanderol Rp 1 Jutaan, Ini Spesifikasi Lengkap Redmi 7A

Selain itu dilengkapi juga dengan prosesor octa-core yang mampu mendukung kebutuhan sehari-hari dengan lancar dan dapat diandalkan.

Redmi 7A juga dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar 4.000 mAh yang mampu bertahan hingga dua hari untuk penggunaan normal.

Andi M. Rendy yang merupakan Public Relations Manager Xiaomi Indonesia, dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa serie 7A ini sangat terjangkau.

Spesifikasi dan Harga Redmi 7A : Harga Rp 1 Jutaan, Kapasitas Baterai Besar dan Fitur Pemindai Wajah

"Untuk seri Redmi 7A, nantinya kita akan jual dikisaran harga Rp1,299 juta," tegasnya.

"Harga tersebut khusus diberlakukan di Authorized Mi Store dan Mi.com," imbuhnya.

Rendy karib disapa, juga menyarankan untuk membeli produk di gerai maupun mitra resmi Xiaomi Indonesia.

"Kita akan terus mengedukasi masyarakat agar membeli produk di gerai resmi, ini terkait dengan regulasi IMEI ( International Mobile Equipment Identity ) yang tengah ramai diperbincangkan," tuturnya.

"Selain itu dengan pembelian produk di gerai resmi, ini merupakan langkah untuk memberantas black market di Indonesia yang merugikan negara maupun produsen," imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved