Kota Yogya

BPIP Rekomendasikan Kelurahan Karangwaru Jadi Laboratorium Sosial

Rekomendasi ini muncul lantaran masyarakat di Karangwaru telah berhasil membangun jiwa mereka dengan semangat Pancasila.

BPIP Rekomendasikan Kelurahan Karangwaru Jadi Laboratorium Sosial
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
PLT Kepala BPIP Haryanto saat memberikan arahan terkait Pancasila, di Latar Srawung Karangwaru Yogyakarta, Kamis (15/8/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) merekomendasikan Kelurahan Karangwaru di Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta sebagai Laboratorium Sosial.

Hal tersebut lantaran masyarakat di Karangwaru telah berhasil membangun jiwa mereka dengan semangat Pancasila.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Karangwaru Subandono bahwa ia dan warga lain tinggal di kawasan kumuh.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

Ia mengatakan, dari 14 RW yang ada di Karangwaru, delapan RW masuk sebagai kawasan kumuh dan mulai muncul berbagai masalah sosial.

"Namun kami ingin berubah. Kami melakukan perencanaan, pembangunan, dan perawatan secara mandiri oleh warga. Namun dengan bimbingan dari Pemerintah Kota," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com dalam kegiatan kunjungan BPIP dan Sosialisasi Gali Mutiara Pancasila, di Latar Srawung Karangwaru, Kamis (15/8/2019).

Ia pun menyebutkan bahwa satu di antara contohnya adalah Latar Srawung yang dijadikan tempat acara tersebut.

Dulunya kumuh dan tak terawat.

Namun warga bergotong-royong serta bahu-membahu melakukan pembenahan dan menciptakan ruang terbuka hijau yang bisa dimanfaatkan warga untuk sekadar menikmati kebersamaan maupun untuk acara penting.

Wapres Jusuf Kalla : Jangan Pancasila Dipersulit, Tapi Hayati dengan Mudah

"Lalu kelurahan kami ini dipisahkan oleh Sungai Buntung. Saat ini memang airnya sangat sedikit. Tapi kalau di Sleman sudah hujan, airnya jadi tinggi. Tidak banyak yang terendam air, hanya 77 KK," jelasnya lantas tertawa.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved