Liga Indonesia
Bermain Imbang dengan PSS Sleman, Pelatih Persela Lamongan Sebut Pressing Ketat Menjadi Kuncinya
Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar, mengaku bersyukur dengan raihan tersebut karena pemainnya mampu bermain militan meski berlaga di kandang lawan.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Persela Lamongan sukses mencuri satu poin di kandang PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-14, Kamis (15/8/2019).
Kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1 kala bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Satu gol tuan rumah lahir dari kaki Yevhen Bokhashvili melalui tendangan penalti di menit ke-21.
Sementara gol balasan Laskar Joko Tingkir diciptakan oleh M Zaenuri di menit ke-28.
• Klasemen Liga 1 2019 Setelah Pertandingan Hari Ini
Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar, mengaku bersyukur dengan raihan tersebut karena pemainnya mampu bermain militan meski berlaga di kandang lawan.
"Saya bersyukur atas hasil ini. Saya salut sama pemain karena motivasi mereka sangat tinggi untuk memenangkan laga ini. Tapi langkah kita untuk menang belum ada meski peluang itu ada," ujar Nil Maizar pada sesi jumpa pers usai laga.
• BREAKING NEWS: PSS Sleman Kontra Persela Lamongan Berakhir dengan Skor 1-1, Alfonso Kartu Merah
Menurut mantan pelatih timnas Indonesia itu, kunci keberhasilan timnya mencuri poin pada laga tersebut karena menerapkan pressing ketat kepada penggawa Super Elang Jawa.
"Kami melakukan pressing ketat sehingga permainan PSS tak bisa berkembang. Itu yang namanya taktikal defence jika anda kehilangan bola di kandang lawan, harus melakukan pressure. Kalau tidak dia memainkan kita," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemain-pss-sleman-irkham-zahrul-mila-berusaha-melewati-kawalan-pemain-persela-lamongan.jpg)