Sederet Pemain Bintang dalam Pusaran Bursa Transfer PSIM Yogyakarta

Sederet pemain berlabel bintang dikabarkan tengah masuk dalam pusaran bursa transfer PSIM Yogyakarta

Sederet Pemain Bintang dalam Pusaran Bursa Transfer PSIM Yogyakarta
PSSI.ORG
Pemain timnas U-18 Indonesia, Bagus Kahfi, merayakan gol ke gawang Laos pada pertandingan keempat Grup A Piala AFF U-15 digelar pada hari Senin (12/8/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sederet pemain berlabel bintang dikabarkan tengah masuk dalam pusaran bursa transfer PSIM Yogyakarta di paruh kompetisi Liga 2 2019.

Berbagai rumor pun beredar, mulai dari dua penggawa Bali United, Sutanto Tan dan Haudi Abdillah, hingga striker muda potensial andalan Timnas U-18, Bagus Kahfi. Kemudian, mantan stopper Barito Putera, Ahmad Mahrus Bachtiar yang disebut tinggal selangkah lagi bergabung ke PSIM.

Teranyar, eks stopper Semen Padang, Syaiful Indra Cahya dikabarkan bakal segera menyusul mantan pelatihnya di Arema FC musim 2017, Aji Santoso, bergabung ke tim berjuluk Laskar Mataram.

"Saya kan tidak pernah menyampaikan itu,tidak menyebut nama-nama itu, mungkin hanya asumsi saja, nanti lah, setelah pertandingan lawan Persis ya," kata pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, yang memilih santai menanggapi berbagai rumor transfer.

Kendati demikian, Aji Santoso tak menampik, klubnya memang tengah memburu deretan pemain terbaik, untuk menambah kedalaman skuat.

Apalagi, sejak awal, manajemen mematok target promosi menuju kompetisi kasta tertinggi.

"Itu normal ya, karena saya, manajemen dan seluruh masyarakat Yogyakarta berkeinginan PSIM promosi ke Liga 1. Nah, ini kesempatan yang sangat bagus dan harus kita manfaatkan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Aji memilih untuk terlebih dulu fokus menyiapkan timnya menghadapi partai akbar kontra Persis Solo di Stadion Wilis, Madiun, Jumat (16/8/2019) mendatang.

Pasalnya, Aji beranggapan partai sarat gengsi itu, memang menyedot banyak energi dan konsentrasi.

"Ya, kita fokus dulu pertandingan terakhir. Setelah lawan Persis, baru kita bicara rekrutan pemain. Tapi kan sudah saya kasih clue, akan ada kejutan, mudah-mudahan saja terealisasi," harapnya.

PSIM sendiri sedianya bakal bertolak menuju Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (15/8/2019) pagi.

Tidak ada pilihan bagi Cristian Gonzales dan kolega, selain merengkuh hasil maksimal dalam pertandingan nan prestisius itu, demi mengamankan juara paruh musim.

"Walaupun nanti harus bermain tanpa suporter di kandang lawan, kita tetap fight ya, karena ini untuk menjaga harga diri PSIM," pungkas Aji. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved