Gunungkidul

PDIP Gunungkidul Akan Berkoalisi dalam Pilkada 2020

Mendominasi kursi parlemen tak membuat PDIP Gunungkidul percaya diri untuk mengusung calon pemimpin daerah pada Pilkada 2020.

PDIP Gunungkidul Akan Berkoalisi dalam Pilkada 2020
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Saat ini pihaknya sedang menunggu pusat tentang petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).

Lanjut Endah, juklak maupun juknis tersebut nantinya sebagai acuan DPC PDIP Gunungkidul untuk melakukan penjaringan bakal calon Bupati.

"Penjaringan tidak hanya satu, dua, atau tiga orang saya harap penjaringan dapat diikuti oleh ratusan calon. Bisa latar belakang militer, pengusaha, atau masyarakat sipil," ucapnya.

Setelah mendapatkan nama-nama barulah nanti diusulkan ke DPD dan DPP PDIP.

Nantinya akan dikerucutkan kembali hingga 3-5 orang, setelah itu ke 3-5 orang tersebut akan diikutkan sekolah kepala daerah oleh PDIP.

"Nanti kita sekolahkan kepala daerah dengan dosen kader-kader PDIP yang telah menjadi kepala daerah dan memiliki prestasi, seperti Pak Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Mbak Risma (Walikota Surabaya)," ucap Endah.

Endah melanjutkan, setelah bakal calon kepala daerah sekolah kepala daerah barulah diputuskan siapa yang akan maju pada Pilkada.

KPU Gunungkidul Prediksi Peserta Pilkada 2020 Ada 6 Pasang

Terpisah, politikus Nasdem, Suharno menyampaikan, sampai saat ini Nasdem masih menunggu keputusan dari pusat apakah akan berkoalisi dengan partai lain atau maju sendiri mengusung calon dari partainya.

"Kalau bisa berkoalisi lebih bagus, tetapi kalau harus maju sendiri kita juga siap. Untuk calon dari internal partai sudah ada tetapi baru sebatas wacana saja belum pasti," katanya.

Saat disinggung kemungkinan dirinya maju menjadi Gunungkidul 1, ia tidak berani memastikannya.

Halaman
123
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved