Yogyakarta

Terkait Isu Pembebasan Lahan, Bappeda DIY Minta Warga Tak Resah

Pembebasan lahan sudah dimuat dalam aturannya yakni UU No 2 Tahun 2014.

Terkait Isu Pembebasan Lahan, Bappeda DIY Minta Warga Tak Resah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY menjelaskan ada enam titik entry-exit tol yang melintasi DIY dari jalur Manisrenggo hingga Trihanggo, Kabupaten Sleman.

Enam titik pintu masuk keluar ini dipilih satu di antaranya untuk pengembangan kawasan di wilayah DIY.

“Enam exit dan entry tol yang dipilih ini adalah untuk pengembangan kawasan yang kemudian dicocokkan dengan jalan yang saat ini sudah ada atau existing,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY, Hananto Hadi Purnomo saat ditemui Tribunjogja.com di kompleks Kepatihan, Selasa (13/8/2019).

Dia menjelaskan, dari enam titik tersebut, pihaknya memperkirakan kawasan-kawasan yang akan dihubungkan dengan jalan tol tersebut.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

Misalnya, di Maguwoharjo, kawasan yang di sekitarnya akan dikembangkan sehingga intinya adalah pengembangan kawasan dengan memfasilitasi agar penduduk disekitarnya bisa memanfaatkan adanya jalan tol tersebut.

“Pemilihan ini berdasar pada kebutuhan daerah dan kriteria jarak antara pintu tol minimum,” ujarnya.

Spekulan Tanah

Disinggung rincian exit dan entry tol, Hananto mengaku tidak berwenang untuk mengeluarkannya.

Hal ini karena masih berupa desain dan rencana.

Sehingga, masih sangat rawan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved