Kota Yogya

Realisasi PBB di Kota Yogya Masih Rendah

Hingga Selasa (13/8/2019) sekira pukul 12.00 WIB, jumlah pembayaran PBB tercatat Rp 800 juta dari 2.785 wajib pajak.

Realisasi PBB di Kota Yogya Masih Rendah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta telah memberikan kebijakan untuk menghapuskan denda Pajak Bumi Bangunan (PBB) bagi wajib pajak yang membayar PBB pada Agustus ini.

Namun hingga Selasa (13/8/2019) sekira pukul 12.00 WIB, jumlah pembayaran PBB tercatat Rp 800 juta dari 2.785 wajib pajak.

Jumlah tersebut jauh dari total tunggakan pokok PBB sebesar Rp 75 miliar.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

"Paling banyak nilai tunggakan yang 2018 sudah terealisasi Rp 229 juta. Ada yang tahun 1994 terealisasi Rp 4 juta," ujar Kepala Bidang Pembukuan dan Penagihan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta, Santosa pada Tribunjogja.com, Selasa (13/8/2019).

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi, baik melalui media massa, kelurahan, kecamatan, dan juga melibatkan pihak bank yang ditunjuk.

"Kita mengundang bank tempat pembayaran untuk sosialisasi ke nasabah. termasuk mengirim pesan singkat broadcast dari bank ke nasabah untuk pembayaran PBB ini," jelasnya.

Santoso menjelaskan, bila wajib pajak tidak mengetahui jumlah tunggakan, maka wajib pajak bisa mencari informasi melalui nomor objek pajak (NOP) melalui kelurahan maupun melalui Jogja Smart Service.

Penting, Telat Bayar Pajak Kendaraan Bisa Dikenakan Denda 2 Persen per Bulan

Sebanyak 216 Wajib Pajak Terima Penghargaan Panutan Pembayaran PBB P2

"Kalau ada kesulitan mencari tunggakan, bisa datang ke kelurahan, kecamatan, dan loket pembayaran PBB atau di JSS. Ada informasi PBB tinggal masukkan NOP maka muncul tunggakannya. Kalau NOP hilang, datang ke Dinzin (Dinas Penanaman modal dan Perizinan), nanti kita carikan alamatnya terus ketemu NOP-nya," terang Santoso.

Sebelumnya, Kepala BPKAD Kota Yogyakarta Wasesa menjelaskan bahwa wajib pajak bisa mendatangi bank yang ditunjuk untuk membayar PBB, yakni hanya pajak pokok dan tidak perlu membayar denda yang ada.

"Bebas denda ini berlaku untuk PBB tahun 1994-2018. Hanya berlaku satu bulan yang nantinya akan ada Perwal (Peraturan Walikota Yogyakarta," ujarnya.

Saat ini, jelasnya terdapat 282.976 wajib pajak dengan nilai denda sejak 2011 mencapai Rp 27 miliar dan tunggakan pokok PBB sebanyak Rp 75 miliar.

Harapannya dengan dihapuskan denda tersebut, pada Agustus ini PBB yang dibayarkan sebesar Rp 75 miliar tersebut. (*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved