Yogyakarta

Calon TKI Dijanjikan Berangkat ke Jepang Tanpa Tes dengan Bayar Rp 45 juta

Sejumlah warga mendatangi Polda DIY dan meminta kejelasan tentang pengusutan kasus dugaan penggelapan, Selasa (13/8/2019).

"Saya khawatir anak saya tidak jadi berangkat juga. Harusnya berangkat pada bulan 10 tahun ini," jelasnya.

Narno mengatakan dirinya sudah kehilangan uang dari LPK yang terdahulu, tapi di LPK yang baru ini, anaknya pun terancam tidak bisa berangkat ke Jepang.

"Padahal sudah hutang bank, ngangsur selama empat tahun dan sudah jalan dua tahun ini," bebernya.

Sementara itu Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan bahwa di Polda DIY terdapat dua laporan polisi.

Laporan polisi yang pertama adalah dugaan penggelapan, dan laporan polisi ke dua adalah pemalsuan dokumen.

"Kita ibaratkan LPK A dan LPK B dan calon TKI. Jadi calon tenaga kerja ini awal mula di latih LPK A untuk diberangkatkan ke Jepang. Namun karena belum diberangkatkan, sehingga dari LPK B memberikan kesanggupan bisa memberangkatkan," ujarnya.

Saat calon tenaga kerja di LPK A mengumpulkan paspor kepada LPK A.

Namun karena tidak segera berangkat, kemudian mereka bertemu dengan LPK B dan membuat paspor kembali.

Di mana sebelumnya calon tenaga kerja ini telah melaporkan LPK A ke kepolisian.

"Kemudian terbit paspor dan mereka siap berangkat ke jepang. Namun karena ada peristiwa ini (laporan dari LPK A) mereka tidak bisa berangkat ke Jepang," ujarnya.

"Tapi dalam kasus ini polisi tidak pernah meminta imigrasi untuk melakukan pencekalan, karena itu bukan wewenang kami," tegasnya.

Dalam kasus ini, wartawan Tribun Jogja berusaha mencari konfirmasi ke LPK. 

Wartawan Tribun Jogja menemui staf di sana, dan mendapat informasi bahwa pimpinan atau jajaran direksi lainnya sedang tidak berada di tempat.

Sedangkan staf tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak bisa memberikan komentar atas kasus ini.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved