Yogyakarta

Calon TKI Dijanjikan Berangkat ke Jepang Tanpa Tes dengan Bayar Rp 45 juta

Sejumlah warga mendatangi Polda DIY dan meminta kejelasan tentang pengusutan kasus dugaan penggelapan, Selasa (13/8/2019).

Ia pun memberikan laporan ke Polres Magelang sesuai lokasi kasus itu muncul.

Saat itu kantor LPK itu sendiri berada di Surakarta, Jawa Tengah.

Dari laporan itu, disebutkan bahwa paspor mereka ditahan dan uang yang telah disetorkan telah digelapkan.

Karena niat untuk bekerja sangat besar, Nanang bersama temannya mendaftarkan diri ke LPK lainya.

Hingga pada 3 juli 2019 kemarin, mereka akhirnya berkesempatan pergi ke Jepang melalui LPK lainnya tersebut.

Namun saat berada di Bandara Ngurah Rai Bali, ia tak bisa berangkat karena dicekal oleh pihak imigrasi.

Setelah ditelusuri, telah ada laporan pemalsuan dokumen dalam hal ini paspor yang mereka bawa saat itu.

Dalam kasus ini, terjadi saling lapor antar kedua belah pihak.

Bermain di Sungai, Dua Siswa Magang Asal Bali Tewas Terseret Arus di Jepang

Narno (42) warga magelang, salah satu ayah dari peserta khawatir anaknya akan mendapatkan perlakuan serupa.

Narno sendiri juga telah membayarkan uang Rp 45 juta ke LPK.

Halaman
123
Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved