Audiensi Tribun Jogja ke Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X: Bahas UMKM di Era Digital

Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DI Yogyakarta perlu didorong lewat digital di era digital.

Audiensi Tribun Jogja ke Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X: Bahas UMKM di Era Digital
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X memberikan wejangan terkait rencana seminar UMKM di tengah era digital yang akan digelar Tribun Jogja dan HP Inc Indonesia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah begitu pesat seiring dengan semakin canggihnya teknologi. Dan UMKM di tengah arus digital akan dibedah dalam seminar Tribun Jogja bersama HP Inc. Indonesia.

Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DI Yogyakarta perlu didorong lewat digital di era digital. Ini agar mereka eksis dan bahkan tambah berkembang.

“Banyak sekali bisnis di Yogya tetapi timbul tenggelam. Apakah selama ini timbul karena merasa punya modal, tetapi bagaimana itu berkelanjutan. Kali ini kami sentuh dengan digital agar bisa berkompetesi di era digital,” ujar Direktur Tribun Jogja Agus Nugroho saat beraudiensi dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X di Gedong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Selasa (13/8).

Agus Nugroho didampingi Ribut Raharjo (Pemimpin Redaksi), Sigit Widya (News Manager), Ikrob Didik (Digital Manager), Adi Satria Mahardika (Promotion Manager).

Dalam kesempatan ini Tribun Jogja menyampaikan undangan sekaligus mengajukan permohonan Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X menjadi keynote speaker dalam seminar tersebut. Acara akan digelar di Hotel The Alana pada 29 September mendatang.

Agus menjelaskan, di era digital ini perlu adaptasi agar tetap menumbuhkembangkan UMKM. Program ini juga ada di beberapa kota lain dalam jaringan Tribun Network.

Agus juga menyebut peluang untuk bisnis di era digital yang sangat luar biasa. Di antaranya banyak yang tidak memproduksi namun mendapat keuntungan karena pengelolaan digital yang bagus. Dia menyebutkan, untuk saat ini ada sekitar 200 UMKM yang ditargetkan ikut dalam seminar tersebut.

“Sebaiknya memang ada diskusi dengan UMKM. Karena temanya digital, kami perlu mencari UMKM yang mendesak untuk mengikuti program ini,” ulasnya.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menjelaskan, sejauh ini pemerintah daerah juga terus mendorong UMKM bisa tumbuh berkembang di DIY. Pihak Pemda melalui dinas terkait juga memiliki beberapa program untuk hal ini.

“Dua OPD kami membuka semacam coaching online untuk masalah-masalah yang berkaitan manajemen UMKM. Ini semacam konsultan manajemen, bagaimana mengatur skala prioritas dan jalan keluar bagi UMKM,” jelasnya.
Tidak bisa dipungkiri meski memiliki wilayah yang terbatas dan kecil sekitar 3.100 kilometer persegi, DIY menumbuhkan banyak UMKM.

Akan tetapi, untuk investasi berupa perusahaan atau pabrik sejauh ini masih terkendala dengan mahalnya harga tanah dan juga keterbatasan lahan untuk pembuangan limbah dan lainnya.

“Buang limbah di mana juga kesulitan karena kami menuju arah konservasi,” jelasnya.

Paduka Paku Alam X juga mengapresiasi langkah Tribun Jogja dan HP untuk mendorong sektor UMKM ini. Dia juga mengingatkan agar pendekatan UMKM ini adalah dialog dan bukan hanya sepihak. Apalagi, UMKM tumbuh karena passion dari pelakunya.

Di sisi lain, Paduka Paku Alam X menjelaskan berbagai perkembangan, masalah yang dihadapi, juga prestasi yang diraih DIY.

“Tantangan ke depan tentu berbeda. Kita harus bertindak, sekecil apapun, bukan hanya bicara,” tandasnya. (ais)

Penulis: ais
Editor: ribut raharjo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved