Kota Yogyakarta

Jalan Senopati Dipasangi Pagar Oranye

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memasang pagar oranye sebagai manajemen lalulintas di Jalan Senopati.

Jalan Senopati Dipasangi Pagar Oranye
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memasang pagar oranye di Jalan Senopati sebagai manajemen lalu lintas agar mengurangi kemacetan, Senin (12/8/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memasang pagar oranye sebagai manajemen lalulintas di Jalan Senopati.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho mengatakan saat ini beban kendaraan di Jalan Senopati sangat padat.

Hampir setiap hari terjadi antrian dari simpang empat Gondomanan hingga titik nol kilometer.

Terlebih adanya perpotongan arus kendaraan, hal itu sangat menghambat laju kendaraan, yang berimbas pada penumpukan antrian.

Antisipasi Maraknya Parkir Liar Saat Libur Lebaran, Dinas Perhubungan DIY Siapkan Lahan Eks STIKers

"Jalan Senopati kan padat sekali, karena berada di pusat kota. Pemasangan ini sebagai manajemen lalu lintas. Banyak kendaraan yang crossing, menyeberang, sehingga mengakibatkan tundaan. Jalan itu jadi semakin padat," katanya, Senin (12/8/2019).

"Biasanya memang hanya mendekati liburan, tetapi saat ini kami tetap pasang di hari efektif. Kemarin pagar oranye biasa, setelah Lebaran kami ganti dengan yang baru, lebih bagus," sambungnya.

Menurut kajiannya, pemasangan pagar oranye tersebut cukup efektif untuk mengurangi antrean.

Sebab tidak ada hambatan atau tundaan, sehingga kendaraan bisa melaju dengan lancar.

Agus belum bisa memastikan kapan pagar tersebut akan dicopot.

Yang jelas untuk sementara pagar oranye akan tetap dipasang.

Dishub DIY Evaluasi Pasca Kecelakaan Underpass Kentungan

"Belum tahu sampai kapan, kami melihat cukup efektif dan signifikan untuk mengurai kepadatan. Karena banyak crossing ini yang memang sangat menghambat," ujarnya.

Disinggung mengenai penggantian dengan divider permanen, ia juga belum bisa memastikan.

Sebab pagar oranye tersebut sudah terhitung permanen, untuk penggeseran perlu koordinasi dengan Dishub Kota Yogyakarta dan Polresta Yogyakarta.

"Itu kan juga permanen, kalau mau melepas harus koordinasi dengan kami dan Polresta. Sementara jalan Senopati dulu, karena yang paling berat bebannya di sini. Untuk jalan yang lain masih kami lakukan kajian untuk manajemen lalu lintasnya," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved