Yogyakarta

Pedagang Hewan Kurban di Yogyakarta Keluhkan Menurunnya Penjualan Tahun Ini

Diperkirakan, yang menjadi penyebab menurunnya penjualan adalah Iduladha bersamaan dengan waktu pembayaran sekolah.

Pedagang Hewan Kurban di Yogyakarta Keluhkan Menurunnya Penjualan Tahun Ini
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Pedagang hewan kurban, Ponijo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penjualan sapi di Udi Seger menurun tahun ini.

Pemilik Udi Seger, Harsoyo (48) mengatakan hingga saat ini ia baru bisa menjual 185-200 ekor sapi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mencapai 300 ekor.

Palette: Tips Merawat Wajah Saat Musim Panas

"Sapi yang di sini banyak yang titipan dari teman-teman. Nanti pembeli yang datang ke sini. Tahun ini memang agak turun, beda sama tahun lalu," katanya pada Tribunjogja.com, Sabtu (10/8/2019).

Meski penjualan menurun, harga cenderung lebih stabil dibanding tahun lalu.

Menurutnya tahun lalu stok sapi terbatas, sementara tahun ini stok sapi melimpah, apalagi dengan adanya sapi Madura.

"Kalau untuk saat ini harga lebih stabil. Sekarang banyak sapi Madura, kualitasnya paling baik, warnanya merah, walaupun sudah disembelih lama warnanya tetap merah," bebernya.

Tingkat Stres Bisa Pengaruhi Kualitas dan Tekstur Hewan Kurban

Terkait dengan penjualan, Harsoyo memperkirakan dipengaruhi oleh banyaknya jemaah haji yang baru saja berangkat ke Mekkah.

Jika tahun lalu jemaah tersebut melakukan kurban di Indonesia, maka tahun ini tidak.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved