Bisnis

Dianggap Lebih Ramah Lingkungan, Besek Bambu Asal Bantul Ini Laris Manis

Produk-produk lain yang dihasilkan meliputi, sedotan bambu, rantang dan berbagai aksesoris serta barang-barang kerajinan tangan lainnya.

Dianggap Lebih Ramah Lingkungan, Besek Bambu Asal Bantul Ini Laris Manis
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Lia Novi Astuti saat menunjukkan berbagai kerajinan berbahan bambu di gudang produksi, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Fenomena sampah plastik yang kian menjamur, mulai membuat pelaku usaha untuk berani memikirkan produk alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Disamping memiliki potensi, memproduksi peralatan yang ramah lingkungan dianggap tidak semata-mata bicara bisnis.

Namun ikut serta menjaga kelangsungan hidup.

Mungkin itu sedikit cerita yang dapat menggambarkan usaha yang dilakoni oleh Lia Novi Astuti (25).

Meskipun awal memulai usaha tidak terbersit pikiran demikian, tanpa disadari perjalanan usahanya ternyata berkembang dan makin menggalakan penggunaan produk-produk tersebut di atas.

Palette: Tips Merawat Wajah Saat Musim Panas

Mahasiswa Bimbingan Konseling UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini, sekarang fokus mengelola usaha berbahan dasar bambu.

Sejumlah produk kerajinan dihasilkan dan kini produk usahanya sudah mencapai ratusan jenis.

Usaha tersebut dimulai sejak akhir 2015 silam.

Awalnya, ia hanya sebagai reseller besek bambu.

Lama kelamaan, akibat permintaan yang kian pesat, Lia memilih untuk memproduksi sendiri produk kerajinan bambunya.

Halaman
1234
Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved