Sleman

Rentan Diterjang Angin Kencang, Tambakrejo Tempel Dikukuhkan Jadi Desa Tangguh Bencana

Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan Tambakrejo merupakan salah satu desa yang memiliki resiko bencana.

Rentan Diterjang Angin Kencang, Tambakrejo Tempel Dikukuhkan Jadi Desa Tangguh Bencana
istimewa
Suasana simulasi bencana yang dilakukan oleh warga Desa Tambakrejo, Tempel pada Jumat (09/08/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui BPBD resmi menetapkan Desa Tambakrejo, Tempel sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana) Pengukuhan tersebut dilakukan pada Jumat (09/08/2019) pagi.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan Tambakrejo merupakan salah satu desa yang memiliki resiko bencana.

"Wilayah Kecamatan Tempel memiliki potensi bencana berupa angin kencang," jelas Joko di Lapangan Tambakrejo.

Mbak You Ramalkan Akan Banyak Bencana d 2019 Ini, Minta Masyarakat Tawakal

Pengukuhan sendiri dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun.

Tambakrejo menjadi desa ke-50 yang dijadikan sebagai Desa Tangguh Bencana.

Selain pengukuhan, simulasi bencana pun juga digelar di lapangan tersebut.

Setidaknya 200 orang terlibat dalam simulasi, mulai dewasa hingga anak-anak.

Muslimatun pun mengimbau warga Tambakrejo agar rutin menggelar simulasi bencana tersebut.

Sebab nantinya akan sangat bermanfaat tatkala bencana terjadi.

"Anggaplah ini sebagai kebijakan preventif untuk meminimalisir dampak dan resiko bencana," kata Muslimatun.

Menanam Mangrove, Menangkal Bencana

Ia pun berpesan agar warga hingga perangkat desa meningkatkan kemampuan, kewaspadaan, dan siaga dalam menangani dampak bencana.

Selain simulasi, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membenahi lingkungan sekitar.

Muslimatun meminta warga memperhatikan pepohonan di kawasan desa dan dianggap rawan jika terjadi angin kencang.

"Seperti pohon-pohon dengan ketinggian lebih dari 25 meter perlu dipangkas dahan-dahannya, agar tidak mudah rubuh saat terjadi angin kencang," pesannya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved