Liga Indonesia

Menang Atas Perseru Badak Lampung 0-2, Pelatih PSS Sleman Sebut Stamina Timnya Terkuras

PSS Sleman berhasil memperpanjang catatan impresif di Liga 1 2019 seusai menumbangkan tuan rumah Perseru Badak Lampung FC dengan skor 0-2 di Stadion S

Menang Atas Perseru Badak Lampung 0-2, Pelatih PSS Sleman Sebut Stamina Timnya Terkuras
Tribun Lampung/Noval Andriansyah
Perseru Badak Lampung FC harus mengakui keunggulan PSS Sleman setelah kalah dengan skor 0-2. 

TRIBUNJOGJA.COM - PSS Sleman berhasil memperpanjang catatan impresif di Liga 1 2019 seusai menumbangkan tuan rumah Perseru Badak Lampung FC dengan skor 0-2 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (9/8/2019).

Dua gol kemenangan tim berjuluk Super Elang Jawa itu dipersembahkan oleh dua legiun asing yang selama ini menjadi pilar yang tak tergantikan bagi tim promosi tersebut.

Brian Federico Ferreira dan Yevhen Bokhashvili sukses menggetarkan jala gawang tuan rumah masing-masingnya dimenit ke-37 dan ke-87.

Atas hasil tersebut, Dave Mustaine dan kawan-kawan semakin kokoh bersaing di papan atas klasemen sementara Liga 1 2019.

Kalahkan Perseru Badak Lampung Dua Gol Tanpa Balas, PSS Sleman Merangsek Ke Peringkat Empat

Super Elang Jawa merangsek ke peringkat empat klasemen dengan raihan 20 poin hasil dari 13 kali bertanding.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, mengaku bersyukur dengan catatan impresif yang tunjukkan anak asuhnya tersebut.

Namun ia menilai, permainan anak asuhnya masih banyak untuk dilakukan evaluasi terutama dibajak pertama.

"Dari sisi hasil jelas kami bersyukur karena kami bisa curi poin di sini, itu yang pertama dan paling penting," ujar Seto Nurdiyantoro pada sesi jumpa pers usai laga.

"Tapi dari sisi permainan masih banyak evaluasi dari tim kami, artinya dari babak pertama tidak berjalan lancar seperti yang kami harapkan," ujarnya lagi.

Perseru Badak Lampung FC vs PSS Sleman Gol Brian Ferreira Bawa Super Elja Ungguli Tuan Rumah

Kendatipun demikian, pelatih berumur 45 tahun itu tetap memuji perjuangan anak asuhnya yang pantang menyerah disepanjang laga.

Di sisi lain mantan pemain Pelita Jaya itu, kurang terorganisirnya permainan anak asuhnya dibabak pertama menurutnya juga disebabkan karena faktor cuaca.

"Mungkin karena faktor cuaca yang panas di situ. Harapannya kedepan pemain lebih bugar karena lawan berikutnya sangat berat," urainya.

Kata Seto, teriknya panas matahari yang menyinari Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung tersebut juga membuat stamina pemain cepat terkuras.

"Jadi stamina kami terkuras di babak pertama karena permainan dan cuaca babak pertama cukup panas dan efektivitas permainan juga tidak berjalan lancar," katanya.

"Jadi ini bagian dari evaluasi kami agar kami bisa nantinya menghadapi situasi yang seperti ini," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved