Pendidikan

UAD Kukuhkan Dwi Sulisworo Sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Teknologi Pembelajaran

Namun kendala yang dihadapi yakni pada aspek kebijakan yang relatif belum mendukung pemanfaatannya.

UAD Kukuhkan Dwi Sulisworo Sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Teknologi Pembelajaran
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Prof Dr Ir Dwi Sulisworo MT 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Integrasi teknologi melalui mobile learning dalam pembelajaran dapat meningkatkan pengalaman belajar dan memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk tetap terlibat dalam lingkungan belajar mereka.

Di sisi lain, teknologi mobile memberikan lebih banyak kemungkinan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dalam banyak aspek.

Mobile learning merupakan bagian dari pembelajaran elektronik atau e-learning yang memberikan peluang lebih luas secara mobile dan kapabilitas yang lebih untuk pembelajaran peserta didik.

KKN-PPM UAD Lakukan Program Wujudkan Sedayu Sebagai Desa Bina Lingkungan

Hal tersebut diutarakan oleh Prof Dr Ir Dwi Sulisworo MT pada Pengukuhan Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Bidang Ilmu Teknologi Pembelajaran di Ruang Amphitarium UAD, Kamis (8/8/2019).

Pada kesempatan ini, Prof Dwi menyampaikan penelitiannya tentang 'Penerapan Mobile Learning sebagai Upaya Pemerataan Akses Pendidikan Berkualitas di Indonesia'.

Penelitian tersebut mengenai pengembangan pendidikan di wilayah Indonesia Timur, terutama untuk pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang hasilnya diharapkan dapat mengurangi gap kualitas pendidikan antara Jawa dan luar Jawa.

"Gap itu terjadi pada tingkat kesadaran maupun kebijakan dari pemerintah bagaimana pemanfaatan teknologi itu dapat dimanfaatkan di luar Jawa. Sehingga dukungan kebijakan itu yang sangat kita harapkan untuk perbaikan pendidikan terutama di Indonesia Timur," kata dia.

Tim Dosen UAD Olah Mocaf Sebagai Pangan Lokal Pengganti Terigu

Solusinya, kata dia, yakni dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui pembelajaran online menggunakan mobile teknologi atau mobile learning yang sudah diuji coba di beberapa sekolah seperti Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimanatn Barat.

Penelitian tersebut telah dilakukan sejak 2011 silam dengan melibatkan sebanyak 3000 siswa jenjang SD hingga SMA.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved