Penipuan 59 Jemaah Haji Diduga Libatkan PNS Kemenag

Praktik penipuan percepatan pemberangkatan haji dari berbagai daerah diduga ada keterlibatan ASN atau PNS Kemenag.

Penipuan 59 Jemaah Haji Diduga Libatkan PNS Kemenag
TRIBUNJOGJA.COM/ Rendika Ferri K
Ilustrasi jemaah haji 

TRIBUNJOGJA.COM - Praktik penipuan percepatan pemberangkatan haji saat ini ditangani Polda Jawa Timur. Itjen Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur pun telah membentuk Tim Investigasi guna mendalami dugaan keterlibatan ASN atau PNS Kemenag.

"Tim Investigasi Itjen Kemenag sudah bergerak cepat memanggil ASN Kemenag yang terindikasi terlibat. Sekarang masih bekerja, nanti ditunggu hasilnya," kata Kasi Pengelolaan Keuangan Haji Kanwil Kemenag Jatim, Sugianto, Kamis (8/8/2019).

Apabila ditemukan indikasi keterlibatan ASN di lingkungan Kemenag Jatim, lanjut dia, tim investigasi akan mendalami kasus tersebut.

"Yang terindikasi tersangkut akan didalami. Kalau tidak ada yang tersangkut, selesai tugas tim investigasi itjen," ujar dia.

Polda Jawa Timur sejauh ini telah menahan tersangka penipuan percepatan keberangkatan ibadah haji, yakni Murtadji Djunaedi.

Kepada penyidik, Djunaedi mengaku dirinya juga ditipu oleh seseorang bernama Syaifullah, yang mendaku sebagai orang Kementerian Agama.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, awalnya Syaifullah menawarkan kuota tambahan kepada Djunaidi untuk para calon jemaah haji yang ingin mempercepat jadwal keberangkatan ke Tanah Suci.

Namun, oknum yang mengaku dari Kemenag tersebut memberikan syarat bila menginginkan percepatan naik haji dengan membayar sejumlah uang mulai Rp 5 juta hingga Rp 35 juta untuk setiap orangnya.

Barung menyampaikan, Djunaedi menyetujui tawaran Syaifullah. Ia lantas mengumpulkan sejumlah calon jemaah haji yang tergiur, beserta sejumlah uang yang ditaksir hingga ratusan juta jumlahnya.

Kemudian, uang tersebut disetorkan ke rekening Syaifullah.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved