Kota Yogya

Dukung Kota Layak Anak, Pansus DPRD Kota Yogyakarta Dorong Raperda Ketahanan Keluarga Dibahas

Melalui Rapat Paripurna, Pansus DPRD Kota Yogya Pembahas Pengawasan Pelaksanaan Perda Kota Layak Anak dorong dibahasnya Raperda Ketahanan Keluarga.

Dukung Kota Layak Anak, Pansus DPRD Kota Yogyakarta Dorong Raperda Ketahanan Keluarga Dibahas
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Yogyakarta Pembahas Pengawasan Pelaksanaan Perda Kota Layak Anak mengakhiri tugasnya melalui Rapat Paripurna, Rabu (7/8/2019) malam.

Ketua Pansus, Dwi Budi Utomo menjelaskan bahwa pihaknya mengeluarkan 29 rekomendasi untuk Pemerintah Kota Yogyakarta.

Siap-siap, Sebentar Lagi PNS Bisa Kerja dari Rumah

Politisi PKS tersebut menjelaskan bahwa rekomendasi yang paling mendesak ada dalam tiga poin rekomendasi.

Satu di antaranya adalah mendorong segera dibahas dan ditetapkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Ketahanan Keluarga yang diinisiasi DPRD.

Palette: Tips Merawat Wajah Saat Musim Panas

"Semua persoalan yang menyangkut anak, baik narkoba, hamil di luar nikah, kekerasan, dan lain-lain sumbernya adalah dari keluarga. Ketika keluarga dikokohkan insyaAllah akan memperbaiki kualitas anak. Sekarang naskah akademik dan raperda sudah siap di DPRD. Semoga segera masuk dalam pembahasan Pansus," ungkapnya pada Tribunjogja.com, Kamis (8/8/2019).

Rekomendasi penting lainnya dijelaskan Dwi Budi adalah tentang pendidikan agama sejak dini bagi siswa sesuai dengan agama dan keyakinannya, mutlak diperlukan.

Hal itu sebagai bagian dari pendidikan mental spiritual dan pendidikan karakter untuk menangkal pengaruh negatif globalisasi.

"Pemkot agar memastikan semua sekolah memberikan pelajaran agama sesuai dengan agama siswa. Bagi sekolah yang belum melaksanakan agar segera melaksanakan," ujarnya.

Selain itu, Dwi Budi juga menjelaskan pada Tahun 2030-2040, Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi, yakni jumlah penduduk usia produktif yakni 15-64 tahun lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif yakni berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun.

Pemkot Yogya Gandeng Korporasi untuk Mewujudkan Kota Layak Anak

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved