Sleman

Bisa Jadi Alternatif Bahan Pangan, PKK Sleman Ingin Kembangkan Tepung Pisang

Wakil III TP PKK Sleman Indah Lestari menjelaskan tepung pisang bisa menjadi alternatif bahan pangan lokal.

Bisa Jadi Alternatif Bahan Pangan, PKK Sleman Ingin Kembangkan Tepung Pisang
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Salah satu kue kering yang menggunakan tepung pisang sebagai bahan dasarnya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PKK Sleman ingin mengembangkan pisang menjadi produk berupa tepung.

Produk tepung pisang sendiri saat ini mulai beredar meski belum menggantikan tepung terigu.

Wakil III TP PKK Sleman Indah Lestari menjelaskan tepung pisang bisa menjadi alternatif bahan pangan lokal.

"Apalagi tepung pisang memiliki keunggulan dibanding tepung terigu, seperti kadar gluten yang rendah," jelas Indah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (08/08/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, gluten merupakan protein dalam pati bahan pangan seperti gandum atau terigu.

Produk Olahan Pisang Hasil Ibu-ibu PKK Sleman Berpotensi Dipasarkan

Gluten inilah yang membuat tekstur roti dengan tepung terigu menjadi kenyal dan mudah mengembang saat dipanggang.

Namun tidak semua orang mampu mencerna gluten tersebut.

"Makanan dengan tepung pisang justru lebih aman dan sehat dikonsumsi, mengingat kadar glutennya rendah," jelas Indah.

Menurut Indah, tepung pisang memang saat ini bisa ditemukan di toko-toko bahan kue.

Ia pun ingin Kelompok Wanita Tani (KWT) mampu memproduksi tepung pisang untuk tingkat pemasaran yang lebih luas.

Jelang HUT ke-74 Kemerdekaan RI, PKK Sleman Gelar Lomba Masak Berbahan Dasar Pisang

Namun hingga saat ini, hasil produksi tepung pisang sebagian besar masih digunakan untuk kebutuhan pangan sendiri.

"Kami berharap ke depannya produksi tepung pisang asal Sleman bisa merambah pasar, apalagi bahannya mudah dicari dan biaya produksi lebih murah," kata Indah.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved