Breaking News:

Bisnis

Bejo Jahe Merah Gandeng Lazizmu untuk Capai Target Qurban di 1000 Masjid di Indonesia

Bejo Jahe Merah kembali gandeng Lembaga Amil Aziz Zakat dan Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu), Kamis (8/8/2019).

Penulis: Andreas Desca | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Bejo Jahe Merah kembali gandeng Lembaga Amil Aziz Zakat dan Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu), Kamis (8/8/2019). 

Laporan reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bejo Jahe Merah kembali menggandeng Lembaga Amil Aziz Zakat dan Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu), Kamis (8/8/2019).

Pada kerjasama ini, Bejo Jahe Merah dan Lazismu mengangkat tema "Yakin berkurban, yakin halal".

Hal ini seturut komitmen dari Bejo Jahe Merah dalam mewujudkan gerakan kurban serentak di 1000 Masjid di Indonesia.

Berlokasi di Kantor PP Muhamadiyah Cik Ditiro, yang notabene adalah induk dari Muhammadiyah di Indonesia, dilakukan penyerahan secara simbolis seekor sapi yang akan di-qurbankan Minggu (11/8/2019).

PT Bintang Toedjoe Mulai Gerakan Menanam dan Lomba Taman Herbal Bejo Jahe Merah di Yogyakarta

Ketua PP Muhammadiyah,Haedar Nashir menyambut baik adanya kerjasama Bejo Jahe Merah dengan Lazismu ini.

"Ini merupakan kerjasama yang baik, kedepamnya bisa semakin menguatkan satu sama lain karena ini merupakan gerakan yang positif. Banyak saudara kita yang tidak bisa makan daging, bahkan bisa makan daging setelah berbulan-bulan," katanya.

"Kita juga menekankan kalau kita harus mengutamakan kawasan tertinggal, terluar dam terdepan. Selain itu kita pun harus memperhatikan kerabat kita yang tidak mampu," imbuhnya.

Presiden Direktur PT. Bintang Djoejoe, Simon Jonatan yang datang langsung ke Yogyakarta untuk menjalin kerjasama ini menyampaikan bahwa pihaknya ingin menyehatkan masyarakat dengan gerakan ini.

TRIBUNJOGJA TV: Ribuan Peserta Meriahkan Karnaval Bejo Jahe Merah PT Bintang Toedjoe

"Misi utama kita yakni lebih ke arah menyehatkan masyarakat. Kedepannya kita akan jaga program ini terus berlangasung, sustainbilitasnya kita jaga. Tidak hanya sekali duakali tapi tetap berkelanjutan," tegasnya.

"Selain itu, jahe merah kita pilih karena jahe merah ini produk asli Indonesia, tidak ada negara lain yang punya," imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved