Jawa

Bupati Magelang Surati Takmir Masjid Gunakan Bahan Non-plastik Saat Lebaran Kurban

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengedarkan surat imbauan kepada para takmir masjid di Kabupaten Magelang.

Bupati Magelang Surati Takmir Masjid Gunakan Bahan Non-plastik Saat Lebaran Kurban
istimewa
Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengedarkan surat imbauan kepada para takmir masjid di Kabupaten Magelang untuk tidak menggunakan plastik dan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan untuk pembungkus daging pada hari raya Idul Kurban 1440 H/2019 mendatang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengedarkan surat imbauan kepada para takmir masjid di Kabupaten Magelang.

Dalam suratnya, ia meminta kepada para takmir masjid di Kabupaten Magelang untuk tidak menggunakan plastik dan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan untuk pembungkus daging pada hari raya Idul Kurban 1440 H/2019 mendatang.

"Kami akan memberikan surat kepada para takmir masjid untuk menggunakan besek dan daun pisang saat hari raya Idul Kurban. Bahan-bahan ini lebih higienis, dan tentu dapat mengurangi sampah. Kita juga bisa memberdayakan ekonomi masyarakat," ungkap Zaenal, Rabu (7/8/2019) saat diwawancarai di Kantor Bupati Magelang.

Kelola Sampah: Jakarta Rp 3,7 Triliun, Surabaya Rp30 Miliar, Mana yang Lebih Baik?

Penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan seperti besek atau daun pisang akan dapat mengurangi penggunaan plastik yang selama ini digunakan.

Bahan-bahan dari besek dan daun pisang akan lebih higienis. Sampah-sampah, terutama dari plastik pun dapat dikurangi pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1440H/2019 nanti.

Ayo Kurangi Plastik! Gunakan 5 Daun Ini untuk Membungkus Daging Kurban, Aman dan Ramah Lingkungan

"Kami memberikan surat bersifat himbauan kepada seluruh takmir masjid dan warga yang akan menjadi panitia kurban di Kabupaten Magelang untuk menggunakan besek dan daun pisang, supaya menghindari penggunaan kantong plastik. Mari menggunakan alam kita ini dan lebih ramah dengan alam kita ini dengan sebaik-baiknya," kata Zaenal.

Lanjut Zaenal, ia pun meminta kepada seluruh warga masyarakat agar bisa menjadi agen-agen untuk menekan jumlah sampah di Kabupaten Magelang, termasuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang.

Kurangi penggunaan bahan atau material yang berbau plastik, dan gunakan bahan-bahan ramah lingkungan.

"Saya minta rapat-rapat, sudahlah kita tinggalkan yang berbau plastik. Kalau harus pakai lepek ya pakailah lepek. Kalau minum ya pakailah gelas. Maka kita ini yang harus menjadi teladan lebih dulu," tegasnya.

Iduladha Tanpa Kantong Plastik

Tambah Zaenal, kalau penduduk di Kabupaten Magelang ini kurang lebih 1,28 juta jiwa dan sumbangan sampah per orangnya 0,5 Kg perhari, maka dalam satu bulan akan terkumpul ratusan ton sampah.

"Kita mau punya lahan yang begitu besar pun juga tidak akan pernah selesai masalah sampah ini. Jadi tidak usah muluk-muluk, mulai dari diri kita masing-masing saja untuk mengurangi penggunaan plastik setiap harinya," tegas Zaenal.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved