Kota Yogya

DLH Kota Yogyakarta Imbau Penggunaan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban

DLH Kota Yogyakarta mengimbau warga yang melakukan penyembelihan hewan kurban untuk tidak menggunakan plastik sebagai bungkus daging.

DLH Kota Yogyakarta Imbau Penggunaan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta melalui akun Instagramnya @dlh.kotayk membagikan imbauan terkait Iduladha tanpa kantong plastik melalui video animasi berdurasi singkat.

Kepala DLH Kota Yogyakarta Suyana menjelaskan bahwa pihaknya mengimbau warga yang melakukan penyembelihan hewan kurban untuk tidak menggunakan plastik sebagai bungkus daging.

"Kami mengimbau untuk tidak menggunakan plastik apapun, terlebih kresek hitam. Kresek hitam terbuat dari bahan daur ulang yang kalau menempel di daging partikelnya akan membahayakan kesehatan. Sebagai gantinya pakailah pembungkus yang ramah lingkungan, juga menyehatkan," urainya pada Tribunjogja.com, Selasa (6/8/2019).

Palette: Tips Merawat Wajah Saat Musim Panas

Ia pun mencontohkan, sebagai gantinya bisa menggunakan besek bambu yang dijual di pasar-pasar tradisional, daun pisang, atau bahkan daun jati.

Suyana menjelaskan bahwa penggunaan bahan-bahan alam tersebut akan berdampak besar pada lingkungan.

Terlebih pada Iduladha nanti akan ada banyak daging yang didistribusikan.

Bila masih menggunakan plastik, artinya akan ada banyak sampah plastik yang dihasilkan.

"Selain plastik, kami juga mengimbau untuk tidak mencuci atau membuang jeroan di sungai. Ini dampaknya sangat besar. Kalau tercemar bakteri E coli maka kesehatan yang mengonsumsi juga kena. Harus ditimbun atau dikubur jeroannya," ucapnya.

Resep Gulai Sapi Tanpa Santan dan Tanpa MSG Cocok untuk Dimasak Ketika Iduladha

Namun, Suyana menambahkan, bila saat ini kemungkinan warga untuk mencuci hewan kurban di sungai sangat kecil mengingat saat ini air sungai sedang surut karena kemarau.

"Ajakan kami untuk tidak nyampah juga disampaikan pada Idulfitri kemarin. Lalu pada Iduladha ini kami mengajak untuk tidak nyampah lagi," sebutnya.

Terpisah, Wakil Ketua Yayasan Quwwatul Islam yang juga Takmir Masjid Quwwatul Islam mengaku belum mengetahui perihal imbauan tersebut.

Ia menilai bila imbauan tersebut disampaikan lebih awal, maka pihaknya menyambut baik penggunaan bungkus daging berbahan alam tersebut.

"Sementara ini sudah teranjur belanja. Kami belum menerima surat imbauan. Sebenarnya kami sepakat kalau menggunakan besek dan daun seperti dulu. Mungkin bisa diterapkan tahun depan," tuturnya.(*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved