Jawa

596 Calon Taruna Akademi TNI dan Kepolisian Mulai Pembukaan Dasar Integrasi di Akmil Magelang

Alasan integrasi ini adalah agar ke depan para calon perwira TNI dan Polri ini dapat bersinergi dan berintegrasi dalam melaksanakan tugas bersama-sama

596 Calon Taruna Akademi TNI dan Kepolisian Mulai Pembukaan Dasar Integrasi di Akmil Magelang
istimewa
Komandan Jenderal Akademi TNI, Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos.,M.M, menyematkan tanda kepada perwakilan calon taruna dari 596 calon Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) pada upacara Pembukaan dasar integrasi kemitraan tahun 2019 di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer Magelang, Selasa (6/8/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 596 calon Taruna Akademi TNI dan calon Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) ikut dalam upacara Pembukaan dasar integrasi kemitraan tahun 2019 di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer Magelang, Selasa (6/8/2019)..

Di Akademi Militer Magelang atau kerap disebut Lembah Tidar inilah, para calon taruna Akademi TNI dan Akpol akan dididik dan digembleng baik secara mental dan fisik sebelum meneruskan ke tingkat selanjutnya.

Komandan Jenderal Akademi TNI, Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos.,M.M, datang dan membuka secara langsung upacara pembukaan, menandai dimulainya pendidikan dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akpol tahun 2019.

Pengakuan Jenderal TNI Soal Kemampuan Ngaji Enzo Zenz Allie Calon Taruna Akmil yang Viral

Ia mengatakan, kegiatan integrasi ini adalah tahun kelima diadakan.

Alasan integrasi ini adalah agar ke depan para calon perwira TNI dan Polri ini dapat bersinergi dan berintegrasi dalam melaksanakan tugas bersama-sama.

"Kegiatan integrasi ini adalah yang kelima kali. Ini sangat bermanfaat karena ke depan, tugas TNI dan Polri harus terus bersama-sama, harus selalu berkoordinasi dan berintegrasi. Nah itu diawali dengan mereka, calon perwiraTNI dan Polri. Di sini, mereka bisa merasakan pahit, senang bersama di Lembah Tidar," kata Laksdya Aan Kurnia, Selasa (6/8/2019) usai upacara pembukaan.

Laksdya Aan Kurnia mengatakan, dalam pendidikan ini, para calon taruna akan dikenalkan kedisiplinan, sikap hormat dan hirarki.

Mereka akan digembleng mentalnya, dari yang semula sebagai warga sipil menjadi tentara militer.

Viral Enzo Taruna Akmil Keturunan Prancis, Ternyata Seorang Santri Pintar Ngaji Kuasai 4 Bahasa

"Pertama, kami akan mengenalkan mereka yang sejak lulus SMA, akan kami ubah dari sipil ke militer. Paling tidak kedisiplinan, sikap hormat, hirarki dan juga mental. Di sini, kami latih mereka untuk berintegrasi. Para taruna pun harus fokus dan tidak boleh dihubungi selama tiga bulan pendidikan," katanya.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved