Kota Yogya

Warga Kota Yogya yang Sudah Mampu Diminta Mundur dari PKH

Jumlah PKH hingga Juni 2019 adalah 11.900 kpm. Jumlah tersebut telah berkurang dari tahun 2018 yakni 12.256 KPM.

Warga Kota Yogya yang Sudah Mampu Diminta Mundur dari PKH
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja , Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Sosial Kota Yogyakarta mencatat dari tahun lalu hingga Juni 2019 jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Program Keluarga Harapan yang telah mengundurkan diri sebanyak 474 kpm.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Irianto Edi mengatakan bahwa jumlah PKH hingga Juni 2019 adalah 11.900 kpm.

Jumlah tersebut telah berkurang dari tahun 2018 yakni 12.256 KPM.

Palette: Tips Merawat Wajah Saat Musim Panas

"Setiap bulan ada verifikasi dari pendamping PKH. Kita berharap kepada KPM yang merasa mampu untuk melaporkan ke kami untuk keluar dari PKH, sehingga bisa diganti dengan warga lain yang membutuhkan," ujarnya pada Tribunjogja.com, Senin (5/8/2019).

Edi menambahkan, tidak masuk kriteria PKH apabila sudah tidak memenuhi komponen.

Komponen tersebut meliputi keberadaan anak balita, ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan juga sudah mampu secara finansial.

"Mampu dari sosial ekonomi pendapatan misal sudah lebih dari cukup, rumahnya sudah bagus, karena usahanya juga berkembang maka akan kita keluarkan. Karena sasarannya tidak mampu," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan diterimakan sebanyak tiga bulan sekali dengan besaran tiap KPM berbeda dilihat dari komponen.

Komponen dengan ibu hamil Rp 2,4 juta per tahun, balita Rp 2,4 juta per tahun, SD Rp 900 ribu, SMP Rp 1,5 juta, SMA Rp 2 juta, disabilitas berat Rp 2,4 juta per tahun, lansia  Rp 2,4 juta per tahun.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved