Bantul

Debit Air pada Musim Kemarau Terbatas, Warga Tangkil Berhemat Air

Padukuhan Tangkil, tepatnya di RT 09 dan RT 05, selama ini menggantung kebutuhan air bersih dari mata air yang ada di perbukitan setempat.

Debit Air pada Musim Kemarau Terbatas, Warga Tangkil Berhemat Air
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Sejumlah relawan Mandali Bantul Karang dan Bhabinkamtibmas Desa Ringinharjo, Polsek Bantul, Sugiyanto, menyalurkan selang dropping air bersih di Padukuhan Tangkil, Desa Muntuk, Dlingo, Minggu (4/8/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Musim kemarau mengakibatkan warga di sejumlah Desa di Kabupaten Bantul mengalami kesulitan air bersih.

Satu di antaranya terjadi di Padukuhan Tangkil, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo.

Ketua RT 09, Padukuhan Tangkil, Ramadhoni mengatakan, datangnya musim kemarau, mata air yang menjadi tumpuan air bersih warga masyarakat debit airnya mengalami penyusutan.

Alhasil, warga berhemat menggunakan air.

Hati-hati, 5 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Kulit Wajah

"Kalau musim penghujan, biasanya airnya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Namun musim kemarau, kekurangan," katanya pada Tribunjogja.com, Minggu (4/8/2019)

Padukuhan Tangkil, tepatnya di RT 09 dan RT 05, selama ini menggantung kebutuhan air bersih dari mata air yang ada di perbukitan setempat.

Mata air tersebut, sudah dikelola dengan dibuatkan bak penampungan yang berkapasitas sekitar 20.000 liter.

Melalui bak penampungan itu, kata Ramadhoni, sebanyak 70 KK secara bergantian menggunakan air yang telah terhubung ke rumah-rumah warga.

Saat musim penghujan, air memang melimpah.

Relawan Mandali Bantul Karang dan Polsek Bantul Dropping Air Bersih ke Padukuhan Tangkil Dlingo

Namun, musim kemarau seperti sekarang ini, pasokan air serba terbatas.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved