Yogyakarta

Baru Dibuka, Warga Antusias Kunjungi Big Bad Wolf Yogyakarta

Bazar buku Big Bad Wolf (BBW) 2019 digelar di Jogja Expo Center mulai 2-12 Agustus 2019.

Penulis: Andreas Desca | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Andreas Desca
Uli Silalahi, penyelenggara Big Bad Wolf di Indonesia saat ditemui di JEC, Sabtu (3/8/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bazar buku Big Bad Wolf (BBW) 2019 digelar di Jogja Expo Center mulai 2-12 Agustus 2019.

Bazar buku yang dibuka selama 24 jam penuh ini mendapatkan respon positif dari masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

Sejak resmi dibuka pada Jumat (2/8/2019), pengunjung silih bergant berdatangan dan memasuki lokasi Big Bad Wolf 2019.

Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi sebagai penyelenggara Big Bad Wolf di Indonesia ini menyampaikan kepada Tribunjogja.com bahwa Big Bad Wolf di Yogyakarta mentargetkan 200.000 pengunjung.

"Target pengunjung kita 200.000 orang, di Jogja saya lihat cukup antusias. Dua hari pertama ini lebih dari 20.000 orang sudah meramaikan venue," katanya, Sabtu (3/8/2019).

Penjelasan Pakar Gempa UGM Mengapa Getaran Gempa Banten Terasa Hingga di Yogyakarta Hingga Mataram

Uli menjelaskan, BBW ini digelar di lima kota di Indonesia mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Yogyakarta.

Harapannya, dengan menggelar bazar buku ini, nantinya bisa membantu menyebarkan buku-buku ke seluruh Tanah Air.

Dengan begitu, nantinya bisa meningkatkan minat baca masyarakat.

Uli menambahkan, di ajang BBW ini, pihak penyelenggara sama sekali tidak mematok target penjualan.

"Untuk penjualan, kita tidak mentargetkan. Hanya kita targetkan pengunjung tadi," ujarnya.

"Kita persilahkan mereka untuk datang dan membaca buku yang ada, jika berminat baru dibeli," tambahnya.

Selain itu Uli juga memberikan pesan bagi pengunjung (wolfies) untuk selalu menjaga ketertiban dan menaati peraturan yang ada.

"Kita tidak melarang pengunjung untuk memborong buku yang kita miliki, namun tetap ada aturannya. Kan tujuan kita memang ingin menyebarkan buku ke berbagai daerah," pungkasnya. (Tribunjogja I Andrea Desca)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved