Pendidikan

UPZ UIN Sunan Kalijaga Salurkan Air Bersih Ke Daerah Gunungkidul dan Kulonprogo

Unit Penyalur Zakat (UPZ) UIN SunanKalijaga Yogyakarta ambil bagian meringankan beban masyarakat dampak dari musim kemarau panjang

UPZ UIN Sunan Kalijaga Salurkan Air Bersih Ke Daerah Gunungkidul dan Kulonprogo
ist
Melalui mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, UPZ menyalurkan air bersih ke daerah terdampak kemarau 

TRIBUNJOGJA.COM - Unit Penyalur Zakat (UPZ) UIN SunanKalijaga Yogyakarta ambil bagian meringankan beban masyarakat dampak dari musim kemarau panjang.

Melalui mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, UPZ menyalurkan air bersih ke daerah terdampak kemarau yakni di Kecamatan Purwosari dan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul serta Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo, Rabu (31/7/2019) kemarin.

Ketua UPZ UIN Sunan Kalijaga Dr.Sukamta Said, M.A. mengatakan UPZ kampus sebagai perpanjangan tangan BAZNAS ikut serta mengumpulkan dana dari masyarakat untuk masyarakat.

“Dari kami mengalokasikan dana 10 juta untuk bantuan air bersih. Dan kita hidup bermasyarakat harus saling membantu satu sama lain bagi yang membutuhkan,” kata Sukamta dalam rilis yang diterima tribunjogja.com.

“Kita selaku umat muslim mencoba menjalankan perintah agama. Allah SWT akan membantu hambanya ketika kita juga membantu makhluknya yang sedang membutuhkan bantuan. Bagi yang kuat membantu yang lemah, dan yang mampu membantu masyarakat yang sedang kekurangan,” tutur Sukamta.

Sukamta menambahkan kami juga menyalurkan bantuan bagi mahasiswa tidak mampu secara ekonomi untuk bisa melanjutkan kuliah dengan meringankan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT), kepada pegawai kampus yang kepala keluarganya atau anggota keluarga meninggal dunia serta bakti sosial lainnya.

”Tentu penyalurannya melalui musyawarah dan pertimbangan pengurus UPZ UIN Sunan Kalijaga,” tambah Sukamta.

Sambutan dari warga setempat penerima bantuan air bersih juga sangat senang, karena salah satu kebutuhan me reka untuk mandi, memasak dan mencuci terpenuhi  untuk sementara waktu.

 Padahal  menurut BMKG Yogyakarta diperkirakan musim kemarau pun caknya akhir bulan Agustus dan  mereka masih membutuhkan ulur an tangan bagi donator untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam menjalani kehidup annya. (*)

 
 

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved