Bisnis

PLN Cilacap Bantu 500 Bibit Pohon Mangrove di Pantai Laguna

PT PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Cilacap yang membawahi Kabupaten Kebumen dan Cilacap menyumbangkan 500 batang bibit pohon mangrove.

PLN Cilacap Bantu 500 Bibit Pohon Mangrove di Pantai Laguna
ist
PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Cilacap yang membawahi Kabupaten Kebumen dan Cilacap menyumbangkan 500 batang bibit pohon mangrove. 

TRIBUNJOGJA.COM, KEBUMEN - PT PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Cilacap yang membawahi Kabupaten Kebumen dan Cilacap menyumbangkan 500 batang bibit pohon mangrove.

Bibit itu ditanam di pantai Laguna Lembupurwo, Rabu (31/7/2019).

Aksi penanaman mangrove ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup dan partisipasi dalam Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Manager PLN UP3 Cilacap, Ahmad Mustaqir mengatakan bantuan bibit mangrove itu merupakan bentuk peran serta PLN dalam rangka menjaga kelestarian pesisir pantai dan sebagai langkah antisipatif terhadap abrasi pantai.

Rayakah Hari Jadi yang Pertama, IAS Yogyakarta Tanam 1000 Mangrove di Bantul

Selain itu penanaman mangrove ini juga merupakan upaya memitigasi risiko dan menjadi benteng pertahanan apabila terjadi bencana gempa dan tsunami.

"Tak hanya konsen di bidang kelistrikan PLN juga siap membantu pemerintah dalam bidang sosial dan kebencanaan," katanya.

Ahmad menambahkan PLN sebenarnya sudah rutin melakukan CSR kegiatan penghijauan.

Pihaknya juga mendukung dan siap berpartisipasi dalam kegiatan lain yang berkaitan dengan lingkungan hidup.

PLN Bina Masyakarat Bangun Kawasan Edupark di Turgo 

"Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, kami juga siap mendukung kegiatan pelestarian lingkungan hidup, sejalan dengan salah satu misi PLN yakni 'menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini pihaknya juga menghimbau para pelanggan PLN agar membayar tagihan listrik sebelum tanggal 20 tiap bulannya.

Selain itu juga menghimbau masyarakat agar selalu waspada akan potensi bahaya listrik yang ada disekitarnya, misalnya membangun bangunan, menanam atau menebang pohon dekat jaringan listrik, membakar sampah dibawah jaringan listrik, bermain layang layang dekat jaringan listrik, mendirikan antena atau baliho dekat jaringan listrik, dan mencuri listrik.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved