Kota Yogya

Pemkot Yogya Segera Bentuk FPK Kecamatan

Kesbangpol Kota Yogyakarta mencanangkan pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) tingkat kecamatan di Kota Yogyakarta.

Pemkot Yogya Segera Bentuk FPK Kecamatan
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Kesbangpol Kota Yogyakarta Zenni Lingga saat memberikan keterangan pers terkait FPK Kecamatan, Jumat (2/8/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta mencanangkan pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) tingkat kecamatan di Kota Yogyakarta.

Kepala Kesbangpol Kota Yogyakarta Zenni Lingga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi ke 10 kecamatan untuk pembentukan FPK tersebut.

Targetnya, pada 7 Agustus sosialisasi selesai dan pihaknya segera melakukan pendampingan untuk pembentukan FPK kecamatan.

Hati-hati, 5 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Kulit Wajah

"FPK ini merupakan wadah kerjasama dan informasi antar warga Kota Yogya yang berasal dari berbagai etnis. Harapannya agar hubungan baik yang ada saat ini dapat terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat," ungkapnya, ketika menggelar jumpa pers di Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Yogyakarta, Jumat (2/8).

Pembentukan FPK ini, dijelaskan Zenni sangat penting. Terlebih melihat Kota Yogyakarta yang sudah seperti miniatur Indonesia.

Tak kurang dari 38 asrama daerah di Indonesia ada di Kota Yogyakarta.

"Kami harap semua bisa berhubungan dengan baik," ungkapnya.

Gempa Juga Dirasakan Pengunjung Artjog 2019

Zenni menambahkan, sejak 2016 FPK tingkat kota telah terbentuk. Hal tersebut seauai dengan regulasi Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 34/2006 tentang Pedoman Penyelanggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah.

Mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan bahkan desa/kelurahan.

"Lalu ada Instruksi Gubernur tentang Pencegahan Konflik Sosial. FPK basisnya kesukuan dan etnis, lalu dihimpun forum yang terdiri etnis-etnis yang ada di kecamatan," jelasnya.

Program kerja FPK, bebernya, sesuai dengan tugas FPK yakni menjaring aspirasi di masyarakat, menyelenggarakan forum dialog, diskusi dengan pemuka adat, suku dan masyarakat, serta melakukan sosialisasi.

"Kegiatannya lebih banyak ke dialog antar etnis. Pembiayaan terkait FPK dibiayai dari APBD," pungkasnya.(*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved