Yogyakarta

Peternak Ikan di Muja Muju Tak Khawatir Ancaman Kekeringan Musim Kemarau

Musim kemarau yang melanda beberapa daerah di Yogyakarta belakangan ini, tidak membuat gentar peternak ikan di Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta.

Peternak Ikan di Muja Muju Tak Khawatir Ancaman Kekeringan Musim Kemarau
TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Seorang petani ikan, Badri saat memberikan makan ikan peliharaannya, Rabu (31/7/2019) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Musim kemarau yang melanda beberapa daerah di Yogyakarta belakangan ini, tidak membuat gentar peternak ikan di Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta.

Ditemui tribunjogja.com, Rabu (31/7/2019) seorang peternak ikan Badri yang sudah 5 tahun menjalani profesi ini mengaku tidak khawatir dengan ancaman permasalahan kekeringan.

Dua Kabupaten Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan

Pria yang juga berprofesi sebagai penjual sayur di satu pasar tradisional ini mengakui bahwa debit air dari kali Gajah Wong selalu stabil walaupun di musim kemarau.

"Seumur-umur saya disini, belum pernah kering sungainya. Kalo musim hujan malah bisa banjir," ujarnya kepada tribunjogja.com.

"Selain debit airnya besar, air yang mengalir juga sangat jernih," imbuhnya.

Kekeringan di Gunungkidul, Petani Tembakau Harus Bolak-balik 15 Kali Ambil Air Sisa Telaga

Dengan kondisi air yang terus mengalir dan cukup bersih ini, Badri dan beberapa peternak ikan lainnya mengakui dapat membesarkan berbagai jenis ikan konsumsi.

"Disini jenis ikan yang dipelihara ikan untuk konsumsi misalnya nila, bawal, gurame, ikan mas juga ada," katanya.

Badri mengakui bahwa permasalahan yang muncul biasanya terjadi saat musim hujan.

"Pas musim hujan, kolam bisa sampai meluap. Ikan bisa pindah ke kolam orang lain, jatuhnya jadi rugi," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved