Breaking News:

Viral Diduga Modus Penipuan Melalui Rekrutmen Karyawan, Pencari Kerja Disuruh Bayar

Penipuan bisa dilakukan melalui sistem apa saja, termasuk dalam proses rekrutmen karyawan. Untuk itu, masyarakat perlu berhati-hati apabila

news7.id
Viral Modus Penipuan Melalui Rekrutmen Karyawan 

TRIBUNJOGJA.COM - Penipuan bisa dilakukan melalui sistem apa saja, termasuk dalam proses rekrutmen karyawan.

Untuk itu, masyarakat perlu berhati-hati apabila melamar kerja agar tak terjerumus dalam perusahaan bodong.

Baru-baru ini, salah satu akun di Twitter viral karena menceritakan pengalamannya melamar kerja.

Alih-alih mendapat gaji, ia justru disuruh membayar sejumlah uang sebagai tanda jadi dirinya diterima di perusahaan tersebut.

"Teman-teman yang sedang cari kerja, hati-hati yaaa. Sampai skrg ngetik masih merinding gak percaya kejadian di gue dan untung selamat meski gatau kelanjutan nanti gimana," ujar Patricia Gabrielle lewat akunnya yang viral @patriciagabby_

Ia menceritakan, dirinya diterima sebagai salah satu karyawan di sebuah perusahaan.

Ia pun diminta untuk datang ke kantor pusat perusahaan agar bisa diinterview.

Anehnya, tanpa berlama-lama wawancara, ia langsung diterima dan harus siap kerja esok hari.

Nah, disini ia diminta menandatangani perjanjian dan membayar uang sebanyak Rp 600 Ribu sebagai biaya training.

Mengetahui hal tersebut, ia tidak mau menandatangani, tetapi pihak perusahaan memaksa agar perjanjian pembayaran itu ditandatangani.

Ia meyakinkan akan tetap membayar sejumlah Rp 600 Ribu tapi tidak di hari itu dengan alasan tidak bisa bekerja esok harinya karena masih ada interview kerjaan lain.

Perusahaan menyetujui, namun ia tetap harus bayar sekitar Rp 30 Ribu - Rp 50 Ribu.

Bagi para mahasiswa yang baru saja lulus perlu berhati-hati apabila ada rekrutmen karyawan yang meminta biaya.

Hal ini sebenarnya sudah diatur dalam Pasal 53 UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan bahwa biaya rekrutmen yang keluar ditanggung perusahaan bukan peserta.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Penulis: Tribun Jogja
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved