Masyarakat Ingin Uji Coba Semi Pedestrian Malioboro Lebih Sering, Ini Tanggapan Wali Kota Yogya

Sebagian di antaranya berharap pelaksanaan pedestarian Malioboro dapat dilangsungkan 2 minggu sekali

Masyarakat Ingin Uji Coba Semi Pedestrian Malioboro Lebih Sering, Ini Tanggapan Wali Kota Yogya
Tribun Jogja/ Andreas Desca Budi Gunawan
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, saat menghadiri peresmian gedung perwakilan BEI, Jumat (26/7/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Uji coba semi pedestarian Malioboro yang dilakukan beberapa waktu yang lalu mendapatkan respon yang berbeda-beda dari masyarakat.

Sebagian di antaranya berharap pelaksanaan pedestarian Malioboro dapat dilangsungkan 2 minggu sekali.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, yang ditemui Jumat (26/7/2019) saat peresmian gedung perwakilan BEI di Jetis, Yogyakarta, menyampaikan bahwa untuk saat ini masih membutuhkan banyak evaluasi.

"Traffic flow di area sekitar masih tersendat dan rambu-rambu lalu lintas untuk mengarahkan pengguna jalan juga belum memadai. Selain itu sosialisasi terkait kegiatan ini masih perlu dibenahi juga," ujarnya.

Selain itu Haryadi juga memiliki pertimbangan lain yakni pengaruh yang dirasakan para pedagang kaki lima di area Malioboro.

"Kami masih mencoba berkompromi dengan para pedagang kaki lima, karena kami memang mengedepankan kompromi dan dialog supaya nantinya pedestarian Malioboro ini dapat berjalan dengan baik sesuai harapan masyarakat," tegasnya.

Hal itu didasari karena pelaksanaan program semi pedestarian Malioboro memang membawa dampak pada pedagang.

Bahkan ada beberapa pedagang yang masih kontra dengan adanya kegiatan ini. (*)

Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved