Kota Magelang

Wujudkan Ekosistem Inovasi, Balitbang Gelar Sosialisasi Inkubasi Bisnis dan Teknologi

Balitbang Kota Magelang mengadakan sosialisasi inkubasi bisnis dan teknologi bagi para inovator, akademisi, dan masyarakat Kota Magelang, di halaman

Wujudkan Ekosistem Inovasi, Balitbang Gelar Sosialisasi Inkubasi Bisnis dan Teknologi
Dok Humas Pemkot Magelang
Kegiatan sosialisasi inkubasi bisnis dan teknologi serta pembukaan galeri inovasi yang diadakan Balitbang Kota Magelang, Rabu (24/7/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang mengadakan sosialisasi inkubasi bisnis dan teknologi bagi para inovator, akademisi, dan masyarakat Kota Magelang, di halaman kantor setempat, Rabu (24/7/2019).

Sosialisasi bertema "Membentuk Inkubator Bisnis dan Teknologi serta Co-Working Space dengan Community Based" ini diikuti setidaknya 100 peserta yang terdiri dari unsur organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, inovator, pebisnis start-up, UMKM dan unsur komunitas di Kota Magelang.

Kepala Balitbang Arif Barata Sakti dalam keterangan yang diterima Tribunjogja.com dari Humas Pemkot Magelang menjelaskan, sosialisasi ini merupakan tahapan untuk membentuk suatu ekosistem budaya inovasi di Kota Sejuta Bunga ini.

Tema tersebut diangkat dengan harapan lingkungan Balitbang menjadi wadah bersama untuk kerja bersama bagi komunitas maupun inovator.

Bebatuan Diduga Bagian Bangunan Candi Kuno Ditemukan di Lahan Bekas Sawah di Magelang

"Ini tahapan awal untuk menyatukan Pemkot Magelang, inovator dari kalangan masyarakat, pebisnis star-up, komunitas serta industri sehinga mampu membentuk ekosistem inovasi di Kota Magelang yang akan terwadahi dalam Galeri Inovasi," jelas Arif, di sela-sela kegiatan.

Kepala Sub Bidang Pengembangan dan Penerapan Iptek Balitbang Kota Magelang, Yetty Setiyaningsih, menambahkan sosialisasi inkubasi bisnis dan teknologi merupakan upaya Balitbang untuk menumbuhkembangkan usaha masyarakat baik inovasi maupun UMKM sehingga menjadi pengusaha serta dalam rangka hilirisasi produk Krenova.

"Kami memacu dengan membuat inkubasi dan memotivasi budaya inovasi masyarakat dengan membentuk inkubator dan co-working space. Sosialisasi ini sebagai langkah awal bagi kami untuk upaya tersebut," jelas Yetty, yang juga Ketua Penyelenggara itu.

Hasil akhir dari upaya ini, lanjut Yetty, adalah untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteran masyarakat Kota Magelang.

Selain itu, untuk meningkatkan sinergitas "tripple helix" yakni antara masyarakat, pemerintah, akademisi dan industri sehingga mendukung hilirisasi teknologi hasil riset masyarakat.

Kota Magelang Dapat Predikat Kembali sebagai Kota Layak Anak Tahun 2019

"Sasaran kegiatan untuk meningkatkan produkstivitas, nilai tambah, kualitas dan daya saing daerah," tandas Yetty.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved