Jakarta

Oknum Guru Madrasah di Penjaringan Cabuli Murid di Dalam Kelas, Siswa Lainnya Tidak Berani Lapor

Oknum Guru Madrasah di Penjaringan Cabuli Murid di Dalam Kelas, Siswa Lainnya Tidak Berani Lapor

Oknum Guru Madrasah di Penjaringan Cabuli Murid di Dalam Kelas, Siswa Lainnya Tidak Berani Lapor
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi pencabulan terhadap bocah 

Di depan kelas, Djunaidi memutar video untuk diperhatikan siswi-siswi yang lain, kemudian pelaku mendekati korban untuk melakukan aksi cabulnya.

Aksi Djunaidi terungkap setelah belakangan Mawar menolak untuk pergi sekolah.

"Awalnya korban Mawar tidak mau berangkat sekolah atau takut berangkat ke sekolah, Kemudian ditanya kenapa, korban mawar akhirnya menceritakan bahwa dia menjadi korban pencabulan oleh gurunya," ujar Budhi.

Orangtua korban kemudian melaporkan hal tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara dan dilakukan visum terhadap korban.

Setelah dipastikan bahwa korban mengalami pencabulan, pada Rabu (24/7/2019), Polisi melakukan penangkapan terhadap Djunaidi.

Kronologi Polisi Tembak Polisi di Polsek Cimanggis, Bripka RE Tewas Diberondong 7 Kali Tembakan

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tentang perlindungan anak.

Karena pelaku merupakan guru korban, ancaman hukumannya ditambah sepertiga menjadi 20 tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Oknum Guru Madrasah Cabuli Siswinya Disaksikan Teman-teman Korban".

Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved