Jakarta

Oknum Guru Madrasah di Penjaringan Cabuli Murid di Dalam Kelas, Siswa Lainnya Tidak Berani Lapor

Oknum Guru Madrasah di Penjaringan Cabuli Murid di Dalam Kelas, Siswa Lainnya Tidak Berani Lapor

Oknum Guru Madrasah di Penjaringan Cabuli Murid di Dalam Kelas, Siswa Lainnya Tidak Berani Lapor
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi pencabulan terhadap bocah 

Oknum Guru Madrasah di Penjaringan Cabuli Murid di Dalam Kelas, Siswa Lainnya Tidak Berani Lapor

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang oknum guru madrasah di Penjaringan tega melakukan pencabulan terhadap siswanya sendiri.

Aksi pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru bernama Djunaidi (53) terhadap Mawar(10) tersebut dilakukan di dalam kelas dan disaksikan oleh sejumlah siswa.

Polisi pun berhasil menangkap pelaku dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan.

"Ada lima saksi. Saksi ini juga melihat perbuatan yang dilakukan pelaku," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto di kantornya di Jakarta, Jumat (22/7/2019).

Pelaku Penembakan Bripka Rahmad, Brigadir Rangga Terancam Hukuman Mati dan Dipecat dari Kepolisian

Namun, kelima siswi tersebut tak berani melaporkan aksi Djunaidi kepada guru lain ataupun orangtua korban karena diancam pelaku.

"Tapi karena diancam pelaku dengan nilai nggak bagus dan mungkin enggak naik kelas, jadi mereka nggak berani lapor," ucapnya.

Djunaidi setidaknya sudah enam kali mencabuli Mawar dalam enam bulan terakhir.

Ia mengancam korban dengan nilai jelek agar korban mau mengikuti perbuatan tercelanya.

Pencabulan tersebut dilakukan Djunaidi sewaktu jam pelajaran berlangsung di ruang kelas.

Belajar dari Kasus Kimi Hime, Orangtua Bisa Pakai Fitur Youtube Kids Agar Anak Aman Nonton Youtube

Modusnya, ia menyuruh siswa laki-laki untuk berolahraga di luar kelas, sementara siswi perempuan mengikuti teori di kelas.

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved