Berita PSIM Yogyakarta

Vlado Wariskan Banyak Pekerjaan Rumah Buat Aji Santoso di PSIM Yogyakarta

Vlado Wariskan Banyak Pekerjaan Rumah Buat Aji Santoso di PSIM Yogyakarta

Vlado Wariskan Banyak Pekerjaan Rumah Buat Aji Santoso di PSIM Yogyakarta
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Laga PSIM Yogyakarta menghadapi Persatu Tuban, di Stadion Bumi Wali, Tuban, Sabtu (20/7/2019) lalu, menguras stamina Laskar Mataram, jelang menghadapi Madura FC, Rabu (24/7/2019) mendatang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Setumpuk pekerjaan rumah telah menanti pelatih anyar PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, seusai takluk di markas Madura FC dengan skor 2-0 pada lanjutan Liga 2 2019 di Stadion di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Rabu (27/7/2019) kemarin.

Problem fisik disinyalir jadi biang keladi kekalahan Laskar Mataram, demikian arsitek tim, Aji Santoso menyebutkan.

Alasan yang cukup logis mengingat Laskar Mataram harus menjalani lawatan ini dalam kondisi kelelahan pascamelakoni rangaian tur Jawa Timur yang menguras energi.

Bak diwarisi setumpuk pekerjaan rumah dari sang pelatih terdahulu, Aji Santoso menyebut peningkatan kondisi fisik tak dapat ia lakukan di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Aji Santoso: PSIM Kalah karena Kesalahan Sendiri

Sebab, lanjut Aji, aspek fisik sebagai fondasi dasar sebuah tim seharusnya digenjot pada masa pra musim.

"Yang jelas kalau masalah stamina kami sudah tidak bisa meningkatkan karena ini sudah masuk kompetisi. Untuk meningkatkan stamina harusnya di masa pre season. Kalau sudah in season seperti sekarang ini sudah tidak mungkin. Paling tidak kita hanya bisa mempertahankan," ujar Aji Santoso.

Tentu ini menjadi ironi bagi PSIM yang di awal musim sempat menjalani pemusatan Latihan (TC) sekira dua bulan di Kamp Hambalang, Bogor, bila ternyata kondisi fisik penggawanya tak ada peningkatan bahkan terlalu cepat drop.

Sebagaimana diketahui, Yogyakarta menjadi tempat rujukan sejumlah tim elit Tanah Air untuk menggelar pemusatan latihan lantaran memiliki fasilitas cukup baik plus akses uji coba menghadapi tim-tim selevel lebih terbuka.

Selain itu, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki wilayah topografi yang bervariasi. Terdapat dataran tinggi Merapi di Sleman dan pantai yang terbentang dari Kabupaten Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul, mumpuni untuk menggonjot kondisi fisik.

Persib Bandung Termotivasi Tembus Posisi Lima Besar, Incar Kemenangan Atas Bali United

Sementara itu bila dirunut, penyakit inkonsistensi PSIM mulai mewabah awal bulan ini, tepatnya dimulai saat keok 1-2 dari Persik Kediri di hadapan pendukung sendiri.

Halaman
12
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved