Pemilu

KPU Bantul Gelar Pleno Penetapan Alokasi Kursi dan Calon Terpilih

Sesuai penundaan pleno beberapa waktu lalu, KPU Bantul harus melaksanakan pleno paling lambat lima hari setelah menerima surat dari KPU RI tertanggal

KPU Bantul Gelar Pleno Penetapan Alokasi Kursi dan Calon Terpilih
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
KPU Bantul melakukan rapat pleno penetapan perolehan kursi parpol dan penetapan calon terpilih anggota DPRD kabupaten Bantul, Senin (22/7/2019) siang di Hotel Burza. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - KPU Kabupaten Bantul menggelar rapat pleno terbuka penetapan alokasi kursi dan calon terpilih hasil pemilu 2019, Senin (22/7/2019) siang.

Sesuai penundaan pleno beberapa waktu lalu, KPU Bantul harus melaksanakan pleno paling lambat lima hari setelah menerima surat dari KPU RI tertanggal 17 Juli.

"Hari ini kesempatan terakhir untuk penetapan. Kami melakukan di hari terakhir untuk memastikan semua dokumen calon terpilih terpenuhi. Salah satu yang krusial adalah tanda terima LKHPN. Jam 11 tadi (Senin) kami pastikan 45 calon terpilih ini sudah menyerahkan tanda terima LHKPN," ujar Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho pada Tribunjogja.com.

Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual

Walaupun laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LKHPN) ini paling lambat diterima tujuh hari pasca penetapan, menurutnya, lebih cepat diterima lebih baik.

Selain itu juga waktu lebih efektif untuk melakukan proses berikutnya.

"Karena proses peresmian dewan tidak hanya KPU tapi ada instansi lain seperti Biro Tapem (tata pemerintah) dan Sekwan (sekretaris dewan), jadi kami pastikan berkas terpenuhi," paparnya.

"Kita berani melakukan pleno ini juga karena tidak ada gugatan di MK. Kalau ada, baru bisa dilakukan Agustus pasca putusan MK," imbuhnya.

Setelah penetapan, KPU Bantul akan mengusulkan calon terpilih pada Gubernur melalui Bupati.

Pengusulan ini langsung dilakukan Selasa (23/7/2019).

KPU Gunungkidul Tetapkan 45 Anggota Dewan

"Rencananya besok, karena kita diberikan waktu tiga hari setelah penetapan. Kami mengambil di hari pertama," katanya.

Pemberitahuan tertulis pada 45 calon terpilih dan parpol juga dilakukan Selasa ini.

"Kita juga diberikan waktu tiga hari, tapi kita akan sampaikan besok pagi agar sudah calon dan partai punya pegangan yang kuat," tuturnya.

Dalam pleno penetapan ini, ada dua parpol yang tidak diikutsertakan yakni Hanura dan PKPI.

"Kita ada dua parpol yang tidak menyampaikan LPPDK, ada Hanura dan PKPI. Sesuai dengan PKPU nomor 24 pasal 68 tentang dana kampanye, dan dikuatkan surat KPU RI nomor 1010 poin 4 bahwa parpol yang tidak menyampaikan LPPDK maka tidak diikutkan dalam proses penghitungan alokasi kursi maupun proses penetapan calon terpilih," jelas Didik.

"Itu juga kita keluarkan dalam berita acara. Dampaknya ya hanya tidak diikutkan, tapi mereka tetap sebagai peserta pemilu," sambungnya.(*)

Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved